Pameran Ranggawarsita di Kota Pekalongan, Dekatkan Museum ke Masyarakat

Pemerintah Kota Pekalongan menyambut baik gelaran Pameran Pendidikan Museum Ranggawarsita yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Jetayu, Kota Pekalongan yang dibuka Senin (26/8/2019). Wakil Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE hadir membuka pameran yang ditujukan untuk mendekatkan museum ke masyarakat yang digelar selama sepekan ini mulai Senin (26/8/2019) sampai dengan Jumat (30/8/2019).

 

Afzan mengucapkan terima kasih kepada pihak Museum Ranggawarsita yang sudah melaksanakan pameran di Kota Pekalongan. “Museum Ranggawarsita tidak salah memilik Kota Pekalongan untuk lokasi pameran karena Kota Pekalongan kaya akan sejarah, budaya, dan tradisinya. “Telah saya sampaikan pula bahwa di Kota Pekalongan ini sedang gencar menggali kearifan lokal, nguri-uri budaya, mengungkap sejarah dan tarian daerah dengan keterlibatan anak muda,” tutur Afzan.

 

Menurut Afzan keterlibatan anak muda di Kota Pekalongan luar biasa, parang generasi tua hanya memberikan pengarahan. Bahkan di Kleurahan Krapyak tak hanya memiliki tradisi Lopis Raksasa, tradisi bubur suro mulai digencarkan juga. “Sejarah itu tidak boleh hilang, maka dari itu dimulai dari para generasi muda untuk belajar sejarah dan menggali potensi di daerahnya msing-masing,” kata Afzan.

 

Ditamnbahkan Afzan bahwa peran aktif orang tua sangat besar, selama ini para orang tua mengajak anak-anaknya berbelanja di hiburan modern seperti mall. Tentu orang tua harus mengajak anak-anaknya belajar tentang sejarah dan mengunjungi tempat bersejarah sebagai bahan pembelajaran dan pengetahuan. “Mari para orang tua untuk tidak hanya mengajak anak ke mall, imbangi dengan berkunjung ke museum dan tempat bersejarah,” ajak Afzan.

 

Perwakilan dari Museum Ranggawarsita Semarang, Asih Widyastuti menjelaskan bahwa pada pameran kali ini adalah bagian dari upaya mendekatkan museum ke masyarakat. “Untuk anak muda mulai SD harus dikenalkan dengan sejarah sehingga menghargai museum. Saya berharap ke depannya anak-anak minat melihat museum sejarah untuk dijadikan pedoman dan acuan hidup yang lebih baik,” ungkap Asih.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, SUtarno SH MM mengaku sangat senang Kota Peklaongan menjadi lokasi pameran. “Bagus sekali ya, Kota Pekalongan yang memiliki berbagai budaya ini harus kita hidupkan. Pameran ini kita kerjasama dengan Museum Ranggawarsita yang digelar agar generasi saat ini tidak melupakan sejarah dan budaya dari nenek moyang,” tegas Sutarno.