Yuk Manfaatkan Sentra Vaksinasi Inklusif Migrant Care

Guna membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 Inklusif, Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) melalui Save the Children dan Migrant Care serta menggandeng sejumlah komunitas tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan gerai vaksinasi inklusif massal yang ada di sejumlah titik lokasi yang terjadwal, salah satunya di TPQ Ar-Rohmah Jalan Indragiri Dukuh Gang 1, Kelurahan Padukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Sabtu (21/1/2023). Layanan vaksinasi inklusif dari Migrant Care ini secara rutin mobile satu ke satu tempat untuk memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi massal kepada masyarakat yang belum melengkapi vaksinasi dosis 1, dosis 2, maupun booster 1 dan booster 2, dengan sasaran utama masyarakat kelompok rentan, termasuk lansia, dan disabilitas.
Koordinator Pelaksanaan Vaksinasi Inklusif dari Komunitas Petahana Kota Pekalongan, Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa, meski saat ini Pemerintah Pusat telah resmi mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh daerah di Indonesia sejak 30 Desember 2022 lalu, namun, warga Kota Pekalongan yang belum melakukan vaksinasi untuk tetap melakukan suntik vaksin. Hal ini dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang baik.
"Alhamdulillah sampai saat ini Migrant Care bersama sejumlah komunitas dan dibantu dengan tim vaksinator dari Puskesmas setempat masih bisa menyelenggarakan giat vaksinasi inklusif untuk masyarakat rentan yang ada di Kota Pekalongan. Pada hari ini kami menggelar di 4 titik lokasi yakni di TPQ Ar-Rohmah Padukuhan Kraton, Kelurahan Gamer, Kelurahan Kauman, dan Kelurahan Panjang Baru. Mudah-mudahan dengan giat vaksinasi inklusif ini bisa terwujud capaian akselerasi vaksinasi di Kota Pekalongan yang sesuai harapan bersama," tutur Syarif.
Syarif berharap, ke depan, masyarakat Kota Pekalongan bisa melengkapi dosis vaksinnya hingga dosis 4 atau dosis booster kedua. Mengingat, sesuai Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI, masyarakat umum khususnya diatas 18 tahun sudah bisa melaksanakan vaksinasi booster kedua mulai 24 Januari 2023. Lanjut Syarif menambahkan, sebelumnya, Migrant Care juga telah menggelar pelaksanaan sweeping vaksinasi door to door atau jemput bola, dibantu tim vaksinator Puskesmas Klego dan Perangkat kelurahan, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk menyisir masyarakat yang belum melengkapi vaksinasi, salah satunya di wilayah Kelurahan Klego pada Senin (16/1/2023).
"Alhamdulillah evaluasi kemarin di tingkat Provinsi Jawa Tengah, animo masyarakat Kota Pekalongan dalam pelaksanaan vaksinasi inklusif ini termasuk luar biasa, karena di tengah menurunkan kasus Covid-19, Kota Pekalongan bisa mencapai 6000an suntikan. Ke depan hingga Bulan Maret mendatang, kami akan terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Stok vaksin saat ini kami menggunakan jenis Pfizer, mudah-mudahan stok vaksin selalu tersedia dan tidak menjadi kendala pelaksanaan vaksinasi inklusif," tegasnya.
Ketua Posyandu Lansia Cempaka Dukuh Gang I RW 02, Sriwigati menyambut baik dan apresiasi atas pelaksanaan giat vaksinasi inklusif dari Migrant Care bekerjasama dengan Puskesmas Dukuh yang dipusatkan di TPQ Ar-Rohmah Dukuh ini. Pihaknya senantiasa mengajak masyarakat yang belum melengkapi dosis vaksinasinya bisa segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi terdekat.
"Alhamdulillah pandemi Covid sudah melandai kasusnya di Indonesia, namun di luar negeri masih ada beberapa negara yang kasusnya justru naik, sehingga ini juga menjadi kewaspadaan bersama. Kami juga sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat Dukuh RT 02 yang sudah berpartisipasi dalam melengkapi vaksinasinya di pelaksanaan vaksinasi inklusif ini," tandas Sriwigati.
Koordinator Pelaksanaan Vaksinasi Inklusif dari Komunitas Petahana Kota Pekalongan, Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa, meski saat ini Pemerintah Pusat telah resmi mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh daerah di Indonesia sejak 30 Desember 2022 lalu, namun, warga Kota Pekalongan yang belum melakukan vaksinasi untuk tetap melakukan suntik vaksin. Hal ini dilakukan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) yang baik.
"Alhamdulillah sampai saat ini Migrant Care bersama sejumlah komunitas dan dibantu dengan tim vaksinator dari Puskesmas setempat masih bisa menyelenggarakan giat vaksinasi inklusif untuk masyarakat rentan yang ada di Kota Pekalongan. Pada hari ini kami menggelar di 4 titik lokasi yakni di TPQ Ar-Rohmah Padukuhan Kraton, Kelurahan Gamer, Kelurahan Kauman, dan Kelurahan Panjang Baru. Mudah-mudahan dengan giat vaksinasi inklusif ini bisa terwujud capaian akselerasi vaksinasi di Kota Pekalongan yang sesuai harapan bersama," tutur Syarif.
Syarif berharap, ke depan, masyarakat Kota Pekalongan bisa melengkapi dosis vaksinnya hingga dosis 4 atau dosis booster kedua. Mengingat, sesuai Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan RI, masyarakat umum khususnya diatas 18 tahun sudah bisa melaksanakan vaksinasi booster kedua mulai 24 Januari 2023. Lanjut Syarif menambahkan, sebelumnya, Migrant Care juga telah menggelar pelaksanaan sweeping vaksinasi door to door atau jemput bola, dibantu tim vaksinator Puskesmas Klego dan Perangkat kelurahan, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk menyisir masyarakat yang belum melengkapi vaksinasi, salah satunya di wilayah Kelurahan Klego pada Senin (16/1/2023).
"Alhamdulillah evaluasi kemarin di tingkat Provinsi Jawa Tengah, animo masyarakat Kota Pekalongan dalam pelaksanaan vaksinasi inklusif ini termasuk luar biasa, karena di tengah menurunkan kasus Covid-19, Kota Pekalongan bisa mencapai 6000an suntikan. Ke depan hingga Bulan Maret mendatang, kami akan terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Stok vaksin saat ini kami menggunakan jenis Pfizer, mudah-mudahan stok vaksin selalu tersedia dan tidak menjadi kendala pelaksanaan vaksinasi inklusif," tegasnya.
Ketua Posyandu Lansia Cempaka Dukuh Gang I RW 02, Sriwigati menyambut baik dan apresiasi atas pelaksanaan giat vaksinasi inklusif dari Migrant Care bekerjasama dengan Puskesmas Dukuh yang dipusatkan di TPQ Ar-Rohmah Dukuh ini. Pihaknya senantiasa mengajak masyarakat yang belum melengkapi dosis vaksinasinya bisa segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi terdekat.
"Alhamdulillah pandemi Covid sudah melandai kasusnya di Indonesia, namun di luar negeri masih ada beberapa negara yang kasusnya justru naik, sehingga ini juga menjadi kewaspadaan bersama. Kami juga sampaikan apresiasi dan terimakasih kepada masyarakat Dukuh RT 02 yang sudah berpartisipasi dalam melengkapi vaksinasinya di pelaksanaan vaksinasi inklusif ini," tandas Sriwigati.
PRINT +
DOWNLOAD PDF