Workshop Penguatan Pengelola PAUD Kota Pekalongan: Perkuat Kompetensi, Branding, dan Marketing Sekolah

Kota Pekalongan – Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Pekalongan menggelar Workshop Pengelola PAUD di Ballroom Hotel Santika, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala sekolah PAUD se-Kota Pekalongan dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan lembaga pendidikan anak usia dini, khususnya dalam menghadapi tantangan tata kelola kelembagaan dan strategi pemasaran sekolah di era modern.
Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak-anak. Menurutnya, sekolah PAUD adalah “rumah kedua” bagi anak-anak untuk tumbuh, bermain, dan belajar secara bermakna.
“Peran Bapak/Ibu sebagai pengelola PAUD sangatlah penting. Sekolah yang Bapak/Ibu kelola adalah rumah kedua bagi anak-anak untuk tumbuh, bermain, dan belajar secara bermakna. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi inisiatif HIMPAUDI Kota Pekalongan yang melaksanakan Workshop Pengelola PAUD ini,” ujar Inggit.
Ia menambahkan, tantangan lembaga PAUD saat ini semakin kompleks. Tidak hanya menyangkut kurikulum dan pengajaran, tetapi juga tata kelola kelembagaan, manajemen, serta strategi branding dan marketing agar lembaga PAUD tetap dipercaya masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Ade Chandra Sutrisna, Konsultan Marketing Lembaga Pendidikan asal Cirebon. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi para pengelola PAUD mengenai strategi pemasaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Semoga melalui materi dan pengalaman yang beliau bagikan, Bapak/Ibu peserta dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat dan strategi praktis untuk mengelola sekolah secara profesional dan inovatif,” tambah Inggit.
Ketua HIMPAUDI Kota Pekalongan, Mustakimah, menjelaskan bahwa peserta workshop kali ini adalah para kepala sekolah PAUD, karena merekalah yang berperan langsung dalam pengelolaan lembaga. Ia menekankan pentingnya branding dan marketing sekolah sebagai salah satu kunci keberlangsungan lembaga PAUD.
“Kami rutin mengadakan kegiatan di tingkat kecamatan, dan setiap kegiatan selalu didampingi oleh HIMPAUDI Kota. Melalui diklat ini, kami ingin memastikan bahwa kepala sekolah PAUD memiliki bekal yang cukup untuk mengelola lembaga secara lebih profesional,” ungkap Mustakimah.
Inggit berharap agar seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ia mendorong peserta untuk aktif berdiskusi, menerima materi dari narasumber dengan terbuka, serta segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lembaga masing-masing.
Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan pengelola PAUD yang kuat, hebat, dan mampu membawa pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan menjadi semakin unggul.
(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)
PRINT +
DOWNLOAD PDF