Waspadai Genangan Air Berjentik Nyamuk

Setiap orang menginginkan rumah yang bersih dan bebas dari gangguan nyamuk. Sayangnya, nyamuk senang tinggal di daerah tropis seperti di Kota Pekalongan. Nyamuk berkembang biak di dalam genangan air. Dan untuk berkembang biak tidak banyak air yang dibutuhkan. Dalam kunjungan bersama Bagian Pemerintahan di Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Peklaongan Utara, Kota Pekalongan, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan ikut mensosialisasikan pentinngnya kebersihan lingkungan.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olah Raga Dinkes Kota Pekalongan, Ike Ani Windiastuti SKM MKes mengecek genangan air di bawah pot-pot bunga. Ike melihat apakah genangan di bawah pot terdapat jentik-jentik nyamuk. “Nyamuk-nyamuk bisa berkembang biak di genangan air. Masyarakat Kota Pekalongan harus waspada pada musim hujan seperti ini,” ujar Ike.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto SKM MKes bahwa bulan Januari ini terjadi pergeseran dari musim kemarau ke musim hujan. Kecenderuangan hujan kemudian panas dan hujan lagi berpotensi banyaknya genangan dan tampungan air yang tak habis-habis sehingga mudah untuk berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan Demam Berdarah Dengue (DBD). Budi mengimbau agar masyarakat rajin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
 
Laporan kasus DBD bulan Januari sudah ada empat dan sudah ditindaklanjuti dengan beberapa tindakan pencegahan dan foging untuk penanggulangan. “PSN dapat dilakukan dengan 3M Plus. 3M yakni menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, dan penampung air lemari es; menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum dan kendi; memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah,” ungkap Budi.
 
Plus-nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan; menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk; menggunakan kelambu saat tidur; memelihara ikan pemakan jentik nyamuk; menanam tanaman pengusir nyamuk; mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah; dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain- lain