Walikota Pekalongan Lantik PD DMI Baru

Kota Pekalongan, Info-Publik - Walikota Pekalongan, HM Saelany Mahfudz melantik Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pekalongan periode 2018-2023. pada hari Kamis (29/11) malam di Masjid Asy-Syuhada. Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Ngaji Bareng "Silaturahim Ulama-Umaro" se-Kota Pekalongan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kota Pekalongan. Pelantikan ini juga disaksikan oleh OPD, Ulama se-Kota Pekalongan, dan masyarakat. Dilantiknya PD DMI Kota Pekalongan yang baru, Saelany berharap mampu mewujudkan fungsi masjid.

“Mudah-mudahan dengan terbentuknya kiat-kiat baru ini dapat lebih mewujudkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah, tentu saja sekaligus sebagai pembangunan masyarakat yang religius serta sebagai pemersatu umat,” jelas Saelany. 

 

Adapun Pimpinan Pengurus Daerah DMI Pekalongan yang telah dilantik, Slamet Irfan mengungkapkan, antara DMI dengan Masjid Asy-Syuhada harus bersinergi dalam mengadakan kegiatan-kegiatan, baik keagamaan, dakwah Islam, juga dalam upaya pemberdayaan ekonomi dan Korps Jaya Masjid di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah.

 

Terdapat program-program dari PD DMI Kota Pekalongan yang baru. Mengenai itu, Slamet Irfan menjelaskan bahwa nantinya akan ada pemberdayaan psikologi, bijak memberikan pinjaman tanpa bunga, beasiswa, dan lain sebagainya. Sebelum itu, Yayasan Syuhada yang dipimpinnya baru saja menyelesaikan pembangunan Majelis Ta’lim letaknya di Kramatsari dengan luas tanah mencapai 600 meter.

 

Melalui acara bertajuk “Menyelaraskan Nilai Luhur Budaya Bangsa Dengan Ajaran Agama” itu, Walikota Pekalongan juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap damai dan rukun ditengah kecamuk tahun politik. “Walaupun beda pilihan, beda warna, saya berharap Pekalongan masih tetap aman, damai, dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” tutur Saelany. Kegiatan semacam ini memang menjadi agenda dari Walikota Pekalongan.

 

Tujuannya selain menjalin silaturahim, juga mampu mendekatkan antara pejabat pemerintah dengan masyarakatnya. Bagi Walikota, kegiatan ini dampaknya luar biasa, terbukti setelah berjalan 15 kali, masukan dari masyarakat ke pemerintah bisa langsung ditindak lanjuti. Karena dalam setiap acara silaturahim seperti ini pihak dari pemerintahan dari segala kedinasan hadir, dari mulai pendidikan, kesehatan, hingga kominfo. “Harapan saya, lewat kegiatan ini bisa dimanfaatkan untuk menyampaikan satu hasil-hasil pembangunan kepada masyarakat. Kita juga bisa mengambil aspirasi serta keluhan dari masyarakat,”pungkas Saelany. 

 

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)