Walikota Cup 2022, Walikota Aaf Dukung Pelajar Lakukan Hal Positif Lewat Olahraga

Walikota Cup 2022 cabang olahraga (cabor) sepak takraw dan bola voly yang diikuti oleh ratusan pelajar mulai dari SD, SMP, dan SMA sederajat mulai dipertandingkan dan dibuka oleh Walikota Pekalongan, berlangsung di GOR Jetayu, Sabtu (19/11/2022). Kedua cabor tersebut dipertandingkan mulai tanggal 19-21 November 2022 mendatang dengan diikuti oleh sebanyak 20 sekolah tingkat SD untuk kategori putra, 9 SD kategori putri, untuk tingkat SMP ada 12 SMP kategori putra, 6 SMP kategori putri sekolah, dan tingkat SMA ada 13 SMA kategori putra, dan 6 SMA kategori putri. Sedangkan, cabor bola voli diikuti oleh 22 sekolah tingkat SD untuk kategori putra, dan 9 SD untuk kategori putri. Untuk jenjang SMP ada 10 SMP kategori putra, dan 10 SMP kategori putri, serta tingkat SMA ada 12 SMA kategori putra, dan 10 SMA kategori putri.
Walikota Aaf mengapresiasi dan sangat adanya kegiatan pertandingan olahraga antar pelajar sekolah ini. Menurutnya, dalam pertandingan Walikota Cup antar pelajar sekolah ini diadakan beberapa cabor yakni panahan, atletik estafet, sepak takraw, bola voli, sepak bola, futsal, olahraga kreasi (egrang dan bakiak).
"Ternyata antusias peserta Walikota Cup ini sangat luar biasa. Hal ini menandakan kegiatan-kegiatan positif seperti olahraga ini harus terus ditumbuhkan, disamping mata pelajaran formal di sekolah, kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, dan sebagainya," ucap Aaf, sapaan akrabnya.
Aaf berharap, semangat lewat pertandingan Walikota Cup ini bisa memupuk para pelajar dalam menerapkan sikap jujur, sportivitas, menghargai baik kawan setim maupun tim lawan. Pihaknya juga mendorong generasi-generasi muda asal Kota Pekalongan ke depan semakin baik lagi, dan tidak ada yang melakukan hal-hal negatif seperti tawuran, narkoba, membawa senjata tajam, dan melakukan kegiatan yang tidak ada manfaatnya.
"Bahkan, kami dibuat prihatin terakhir kemarin ada pelajar yang suka balap liar dan kehilangan nyawanya. Ini sangat eman-eman sekali, sebetulnya masa depan mereka masih panjang kalau tidak melakukan hal-hal yang positif," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Bambang Andi Waluyo menjelaskan bahwa, kegiatan pertandingan olahraga Walikota Cup Tahun 2022 ini merupakan bentuk dukungan dari Walikota Pekalongan dalam rangka mengembangkan prestasi daei potensi minat dan bakat para pelajar Kota Pekalongan, disamping dukungan pertandingan olahraga lain dalam event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Liga Pelajar Indonesia (LPI), dan sebagainya.
"Pertandingan 7 cabor yang ada di kegiatan Walikota Cup Tahun 2022 ini sudah dimulai dari tanggal 13 November lalu sampai berakhir nanti tanggal 26 November 2022 mendatang," tutur Bambang.
Bambang menyebutkan, antusias dan partisipasi dari para pelajar sekolah dalam mengikuti kegiatan pertandingan olahraga Walikota Cup Tahun 2022 ini sangat tinggi. Dari masing-masing jenjang satuan pendidikan baik SD, SMP, dan SMA sederajat akan diambil 3 besar pemenang yakni juara I, II, dan III untuk mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, trophy, maupun sertifikat kejuaraan yang bisa digunakan untuk poin nilai tambahan prestasi menuju jenjang satuan pendidikan selanjutnya.
"Antusias mereka tahun ini sangat luar biasa sekali. Dalam pertandingan olahraga Walikota Cup ini berbeda dengan Popda, dimana kalau di Popda ada aturan tanggal dan tahun kelahiran peserta dibatasi, sedangkan Walikota Cup ini berjenjang bagi semua tingkatan kelas dari masing-masing jenjang satuan pendidikan SD, SMP, dan SMA sederajat bisa mengikuti," pungkasnya.
Walikota Aaf mengapresiasi dan sangat adanya kegiatan pertandingan olahraga antar pelajar sekolah ini. Menurutnya, dalam pertandingan Walikota Cup antar pelajar sekolah ini diadakan beberapa cabor yakni panahan, atletik estafet, sepak takraw, bola voli, sepak bola, futsal, olahraga kreasi (egrang dan bakiak).
"Ternyata antusias peserta Walikota Cup ini sangat luar biasa. Hal ini menandakan kegiatan-kegiatan positif seperti olahraga ini harus terus ditumbuhkan, disamping mata pelajaran formal di sekolah, kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, dan sebagainya," ucap Aaf, sapaan akrabnya.
Aaf berharap, semangat lewat pertandingan Walikota Cup ini bisa memupuk para pelajar dalam menerapkan sikap jujur, sportivitas, menghargai baik kawan setim maupun tim lawan. Pihaknya juga mendorong generasi-generasi muda asal Kota Pekalongan ke depan semakin baik lagi, dan tidak ada yang melakukan hal-hal negatif seperti tawuran, narkoba, membawa senjata tajam, dan melakukan kegiatan yang tidak ada manfaatnya.
"Bahkan, kami dibuat prihatin terakhir kemarin ada pelajar yang suka balap liar dan kehilangan nyawanya. Ini sangat eman-eman sekali, sebetulnya masa depan mereka masih panjang kalau tidak melakukan hal-hal yang positif," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Bambang Andi Waluyo menjelaskan bahwa, kegiatan pertandingan olahraga Walikota Cup Tahun 2022 ini merupakan bentuk dukungan dari Walikota Pekalongan dalam rangka mengembangkan prestasi daei potensi minat dan bakat para pelajar Kota Pekalongan, disamping dukungan pertandingan olahraga lain dalam event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Liga Pelajar Indonesia (LPI), dan sebagainya.
"Pertandingan 7 cabor yang ada di kegiatan Walikota Cup Tahun 2022 ini sudah dimulai dari tanggal 13 November lalu sampai berakhir nanti tanggal 26 November 2022 mendatang," tutur Bambang.
Bambang menyebutkan, antusias dan partisipasi dari para pelajar sekolah dalam mengikuti kegiatan pertandingan olahraga Walikota Cup Tahun 2022 ini sangat tinggi. Dari masing-masing jenjang satuan pendidikan baik SD, SMP, dan SMA sederajat akan diambil 3 besar pemenang yakni juara I, II, dan III untuk mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan, trophy, maupun sertifikat kejuaraan yang bisa digunakan untuk poin nilai tambahan prestasi menuju jenjang satuan pendidikan selanjutnya.
"Antusias mereka tahun ini sangat luar biasa sekali. Dalam pertandingan olahraga Walikota Cup ini berbeda dengan Popda, dimana kalau di Popda ada aturan tanggal dan tahun kelahiran peserta dibatasi, sedangkan Walikota Cup ini berjenjang bagi semua tingkatan kelas dari masing-masing jenjang satuan pendidikan SD, SMP, dan SMA sederajat bisa mengikuti," pungkasnya.
PRINT +
DOWNLOAD PDF