Walikota Buka TMMD, Sarana Pemersatu dan Semangat Kebersamaan

Walikota Pekalongan secara resmi membuka Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2019 di Lapangan Panahan SMP Negeri 14 Kota Pekalongan, Selasa (26/02/2019).
Kegiatan yang mengusung tema "Melalui TMMD Kita Tingkatkan Kebersamaan Umat Serta Semangat Gotong-royong Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Guna Mewujudkan Ketahanan Nasional" dihadiri oleh jajaran Pemkot Pekalongan, Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Hufron, prajurit Kodim 0710/Pekalongan, Polres Pekalongan Kota, jajaran forkompinda, Satpol PP, Linmas, pelajar, masyarakat, dan instansi terkait.
Walikota Pekalongan yang menjadi inspektur dalam Upacara Pembukaan TMMD Tahap 1 Tahun 2019 membacakan amanat dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam amanatnya tersebut, tema TMMD kali ini sangatlah tepat dengan kondisi bangsa saat ini bahwa semangat kebersamaan,persatuan, dan kesatuan merupakan senjata ampuh bangsa Indonesia dalam menghadapi segala permasalahan dan tantangan. Oleh karena itu harus senantiasa dirawat dan dijaga bersama.
Saelany sangat mengapresiasi sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan TMMD pasalnya kegiatan yang di laksanakan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
"Ini nampaknya memang perlu dilestarikan, diteruskan untuk program TMMD bersama TNI bisa membangun daerah-daerah yang memang memerlukan dan dalam rangka menumbuhkan perekonomian. Selain itu, sinergitas antara TNI dan masyarakat melalui
TMMD ini sebagai salah satu pemersatu bangsa dan menangkal berbagai isu yang sedang berkembang seperti Hoaks, bully, fitnah dalam menciptakan kebersamaan TNI dan masyarakat," imbuh Saelany.
Sementara itu Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Inf. Hufron menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan TMMD tersebut dimulai tanggal 26 Februari hingga 27 Maret 2019 mendatang yang lokasi pelaksanaannya dipusatkan di Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan. Pihaknya akan menerjunkan satu SST (30 orang) dengan pengerjaan sasaran fisik maupun non fisik.
"Untuk sasaran fisik TMMD di Kota Pekalongan kali ini adalah peningkatan jalan beton panjang 125,10M, lebar 2,55 M – 4,60 M, tebal 0,2 M, pembuatan saluran MD 40 P. 125,6 M, U. 0,3 M. (sisi kiri), pembuatan 2 unit platdekker P. 3 M, L. 1 M. Sedangkan untuk non fisik yang dilakukan yakni penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kerukunan hidup beragama dan paham radikalisme, parenting terhadap anak usia dini, penyuluhan KB, penanggulangan bencana, dan penyuluhan narkoba," terang Mayor Inf. Hufron.
Sumber pendanaan TMMD Sengkuyung tahap I di Kota Pekalongan ini berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 225 juta dan APBD Kota Pekalongan Rp 42 juta.
Mayor Inf. Hufron berharap melalui TMMD ini dapat menguatkan peran TNI di tengah tengah masyarakat.
"Harapannya TNI membantu Pemerintah Daerah dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat, karena bersama rakyat, TNI semakin kuat," pungkasnya.
PRINT +
DOWNLOAD PDF