Wali Kota Aaf Lantik Pengurus BP4 Kota Pekalongan, Sinergi Pemerintah Diharapkan Perkuat Ketahanan Keluarga

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berupaya memperkuat ketahanan keluarga melalui pelantikan dan pengukuhan pengurus Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Pekalongan. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Aaf ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran BP4 sebagai mitra pemerintah daerah dalam menekan angka perceraian dan membangun keluarga yang harmonis.
Dalam sambutannya, Wali Kota Aaf menegaskan bahwa, persoalan keluarga dan perkawinan merupakan isu mendasar yang berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan stabilitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan BP4 dinilai sangat penting dan relevan untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.
“BP4 memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang matang secara mental, emosional, dan spiritual sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pemerintah Kota Pekalongan sangat mendukung penguatan BP4, apalagi periode ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota, sehingga koordinasi lintas perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya di Rumah Dinas Wali Kota Pekalongan (Guest House) pada saat pelantikan pengurus BP4 Kota Pekalongan Periode 2025-2030, Minggu malam (14/12/2025).
Ia berharap, kepengurusan BP4 yang baru mampu bersinergi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga keagamaan, serta elemen masyarakat dalam memberikan edukasi dan pendampingan keluarga secara berkelanjutan.
Pelantikan tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua BP4 Provinsi Jawa Tengah, Drs. KH. Eman Sulaeman, MH. Menurutnya, dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pekalongan terhadap BP4 merupakan hal luar biasa dan patut menjadi contoh bagi daerah lain.
“Ini luar biasa. Fasilitas dari Pemerintah Kota luar biasa, Pak Wali Kota sendiri yang melantik, bahkan ketua BP4-nya adalah Ibu Wakil Wali Kota. Ini menjadi kekuatan besar bagi BP4 Kota Pekalongan,” ungkapnya.
KH. Eman menjelaskan bahwa, selama ini kelemahan BP4 di berbagai daerah umumnya terletak pada aspek koordinasi dengan dinas-dinas terkait serta keterbatasan anggaran, karena tidak sepenuhnya mendapat dukungan struktural dari pemerintah daerah. Dengan posisi Ketua BP4 yang dijabat oleh Wakil Wali Kota, ia optimistis persoalan tersebut dapat teratasi.
“Dengan dipimpin oleh Ibu Wakil Wali Kota, koordinasi dengan lembaga dan dinas terkait akan jauh lebih efektif. Soal penggalian dana juga akan lebih baik. Saya yakin BP4 Kota Pekalongan yang selama ini sudah menjadi pionir, ke depan akan lebih maju dan pesat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, KH. Eman memaparkan fungsi utama BP4 sebagai lembaga yang berfokus pada pembinaan keluarga. BP4 memiliki peran penting mulai dari persiapan pra nikah, pembinaan keluarga, hingga mitigasi dampak perceraian.
“BP4 itu singkatan dari Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan. Tugasnya pertama menyiapkan calon pengantin melalui pendidikan dan pembinaan perkawinan atau Binwin. Kedua, membina keluarga agar mampu menyelesaikan persoalan rumah tangga. Ketiga, memitigasi dampak perceraian, terutama yang berkaitan dengan anak,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa, tugas-tugas tersebut tidak mungkin dilaksanakan sendiri oleh BP4, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor. Hampir seluruh dinas di pemerintahan sejatinya memiliki keterkaitan dengan tugas pokok BP4.
“Secara ideal, BP4 harus memiliki kerja sama yang baik dengan berbagai dinas terkait. Dan Saya yakin, dengan ketua dijabat oleh Ibu Wakil Wali Kota, koordinasi ini akan berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, yang sekaligus terpilih sebagai Ketua BP4 Kota Pekalongan, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan dan pengukuhan kepengurusan BP4 yang baru. Ia berkomitmen untuk menjadikan BP4 sebagai mitra strategis pemerintah dalam menangani persoalan keluarga dan pernikahan di Kota Pekalongan.
“Alhamdulillah kali ini telah dilaksanakan pelantikan dan pengukuhan BP4 yang langsung dilakukan oleh Bapak Wali Kota. Dengan kepengurusan yang baru ini, insyaallah BP4 bisa membantu Pemerintah Kota Pekalongan, khususnya dalam menangani permasalahan keluarga dan pernikahan,” ujarnya.
Wawalkot Balgis menjelaskan bahwa, BP4 memiliki tiga tugas utama yang akan menjadi fokus kerja ke depan. Pertama, melakukan persiapan pra nikah agar calon pengantin memiliki bekal yang cukup. Kedua, membina pasangan suami istri agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ketiga, mencegah terjadinya perceraian melalui edukasi, motivasi, dan pendampingan keluarga.
“Kita ingin pasangan-pasangan ini mampu mempertahankan keluarganya dengan baik, saling memahami, saling memperhatikan, dan membangun rumah tangga yang harmonis,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF