Turnamen Tenis Lapangan Walikota Cup 2022 Semakin Gairahkan Olahraga

Kota Pekalongan - Turnamen Tenis Lapangan Walikota Cup Pekalongan 2022 kembali dihelat setelah dua tahun tak digelar karena adanya pandemi Covid-19. Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE membuka turnamen secara simbolis dengan melakukan servis pertama di Lapangan PDAM Kota Pekalongan, Jumat sore (9/9/2022).

Menurut Walikota Aaf jumlah peserta turnamen ini di luar ekspektasinya, untuk turnamen lokal pesertanya lebih dari 100 peserta yang artinya jumlah petenis di kota Pekalongan cukup tinggi. "Alhadulillah jumlah peserta melebihi ekspektasi kami, maklum selama dua tahun ini turnamen tak digelar, ini juga gelaran Walikota Cup sehingga para peserta antusias," terang Aaf.

Aaf akan terus mendukung kegiatan turnamen seperti ini karena akan menggairahkan dunia olahraga, dan harapannya kegiatan ini berjalan lancar. "Saya pesan kepada Pelti Kota Pekalongan untuk terus melakukan pembinaan, tak hanya mengadakan turnamen untuk usia senior tetapi usia 8, 11, dan remaja juga digiatkan agar olahraga tenis lapangan semakin bergairah," kata Aaf.

Disampaikan Aaf, terkait sarana prasarana olahraga di Kota Pekalongan ada yang sama sekali belum kita punya seperti kolam renang, sasana tinju, dan untuk atletik. "Ini mulai dilakukan pembenahan step by step, sebelumnya banyak refocusing. Semoga ke depannya bisa berbenah sehingga olahraga dan kepemudaan di Kota Pekalongan semakin maju," ujar Aaf.

Sementara itu, Ketua Pelti Kota Pekalongan, Erwin setiawan Tedjo BBA menjelaskan, pada turnamen ini ada dua kategori. Kategori A ada 18 pasang dan kategori B ada 30 pasang. "Kegiatan ini diselenggarakan untuk silaturahmi sekaligus tes kemampuan. Total hadiah turnamen ini Rp12 juta di luar doorprize," kata Erwin.

Disebutkan Erwin, untuk pembinaan ada empat atlet andalan Kota Pekalongan yang diterjunkan untuk mengasah kemampuan mereka. "Melalui kegiatan turnamen ini harapannya ke depan pertenisan di Kota Pekalongan semakin maju serta regenerasinya juga semakin meningkat," tandas Erwin.

Salah satu peserta Rosa Kristina Handayani (70) mengaku senang karena turnamen tenis lapangan kembali digelar. "Sudah dua tahun tak ada turnamen, senang di sini banyak yang muda-muda, saya usia 70 tahun masih bermain. Sekarang juga katanya sudah ada pelatihnya, bagus sekali. Mudah-mudahan di Kota Pekalongan ini muncul bibit petenis nasional," pungkas Rosa.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)