TP PKK Pekalongan, Luncurkan Dua Program Inovasi

Kota Pekalongan - Dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga khususnya bagi masyarakat Kota Pekalongan, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bekerjasama dengan DPMPPA dan LP-PAR setempat meresmikan program inovasi #1001KaderPendampingKetahananKeluarga dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di ruang Amarta Kantor Setda Kota Pekalongan, Rabu (26/01/2022).

Peresmian program tersebut ditandai dengan penandatanganan oleh Walikota Pekalongan, H A Afzan Arslan Djunaid, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya, Kepala DPMPPA, Sabaryo Pramono, Kepala OPD terkait Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinsos P2KB, Dinas Pendidikan dan para camat se-Kota Pekalongan. Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pula pembekalan bagi kader pendamping ketahanan keluarga. 

Selaku ketua TP PKK, Inggit menyampaikan ketahanan keluarga hal yang sangat penting karena mencakup pengelolaan sumber daya fisik maupun non fisik dan masalah yang dihadapi untuk mencapai tujuan keluarga berkualitas dan tangguh sehingga mampu menjadi pondasi utama mewujudkan ketahan nasional sehingga diperlukan kader pendamping ketahanan keluarga.

Inggit menyebutkan hingga saat ini di Kota Pekalongan, ada 150 orang yang sudah tergabung menjadi kader pendamping keluarga, yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan program SAFE4C dari DPMPPA. 

“Hari ini kita launching 1001 kader pendamping ketahanan keluarga, dan pada hari ini juga kita akan melakukan pembekalan untuk 150 kader itu harapannya dengan adanya 150 kader itu mendapatkan pembekalan tahap pertama dan tahap selanjutnya sehingga mereka mempunyai bekal pengetahuannya luas dan juga tahu bagaimana langkah untuk menjadi pendamping keluarga,” terang Inggit.

Inggit mengatakan usai diresmikan, pihaknya akan melakukan sosialisasi dari tingkat kecamatan, kelurahan, RT/RW dan dasawisma sehingga mampu mencapai target 1001 kader di wilayah Kota Pekalongan. “Kita sosialisasikan dari tingkat kecamatan, kelurahan, RT/RW, dasawisma, harapannya nanti bisa mencapai 1001 kader pendamping ketahanan keluarga,” katanya.

Lebih lanjut Inggit berharap dengan hadirnya kader pendamping ketahanan keluarga, permasalah yang sering terjadi di lingkup keluarga seperti kasus kekerasan, stunting atau kasus yang lain dapat teratasi dan semakin menurun.

Sementara itu, Walikota Aaf sangat mengapresiasi program inovasi dari TP PKK dan berharap program tersebut dapat berjalan dengan lancar dan dapat bermanfaat khususnya untuk warga Kota Pekalongan dan dapat menurunkan angka stunting dan kasus kekerasan di Kota Pekalongan.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)