TK Ma'had Islam Dukung Pembangunan SDM Kota Pekalongan Lewat Program OBAMA

TK Ma'had Islam Dukung Pembangunan SDM Kota Pekalongan Lewat Program OBAMA
Kota Pekalongan - Komitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul terus diperkuat melalui kolaborasi antara Yayasan Ma'had Islam dan satuan pendidikan naungannya. Salah satunya diwujudkan melalui program OBAMA (Optimalisasi Bakat dan Minat Anak) oleh salah satu satuan pendidikan binaan, TK Ma'had Islam. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual sejak usia dini.
Program ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Kota Pekalongan dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat serta mampu beradaptasi di tengah masyarakat.
Perwakilan Yayasan Ma'had Islam, Nurkhan menuturkan bahwa pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang terus berprogres di seluruh sekolah binaan.
“Kami ingin pendidikan tidak berhenti pada satu titik saja, tetapi terus berkembang. Fokus kami tidak hanya pada kecerdasan intelektual, namun juga pembinaan mental dan spiritual agar anak-anak siap menghadapi kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, pembentukan karakter sejak dini menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Anak-anak dibiasakan untuk menerapkan tata krama, nilai-nilai kearifan lokal, serta sikap saling menghargai yang menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Harapannya, anak-anak ini nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi positif bagi lingkungan, termasuk bagi Kota Pekalongan,” imbuhnya.
Selain itu, keseimbangan antara keterampilan dan nilai keagamaan juga menjadi perhatian utama dalam program ini. Anak-anak yang mengikuti berbagai kegiatan, seperti taekwondo maupun seni, tetap diarahkan untuk menjalankan kewajiban ibadah.
Hal ini dinilai penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan nilai moral yang kuat.
Apresiasi juga disampaikan oleh pengawas TK Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Alif Uji Laksono, yang menilai program OBAMA sebagai langkah nyata dalam mendukung pengembangan potensi anak secara menyeluruh.
“Saya melihat kegiatan ekstrakurikuler di sini sangat beragam dan memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Ini menjadi nilai tambah yang sangat baik,” ujarnya.
Ia melihat metode pembelajaran yang digunakan, di mana kegiatan dikemas dalam suasana bermain yang menyenangkan namun tetap terarah.
“Anak-anak usia dini memang belajar melalui bermain. Di sini kegiatan berjalan dengan alami, mengalir, tetapi tetap memiliki tujuan yang jelas. Ini sangat baik untuk perkembangan mereka,” lanjutnya.
Dengan adanya program seperti OBAMA, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas. Tidak hanya bagi lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM di Kota Pekalongan.
Melalui sinergi antara sekolah, yayasan, dan orang tua, upaya menciptakan generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia diharapkan dapat terus terwujud, sejalan dengan visi pembangunan Kota Pekalongan yang berkelanjutan.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
Kota Pekalongan - Komitmen dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul terus diperkuat melalui kolaborasi antara Yayasan Ma'had Islam dan satuan pendidikan naungannya. Salah satunya diwujudkan melalui program OBAMA (Optimalisasi Bakat dan Minat Anak) oleh salah satu satuan pendidikan binaan, TK Ma'had Islam. Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga pembinaan karakter dan spiritual sejak usia dini.
Program ini dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Kota Pekalongan dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat serta mampu beradaptasi di tengah masyarakat.
Perwakilan Yayasan Ma'had Islam, Nurkhan menuturkan bahwa pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang terus berprogres di seluruh sekolah binaan.
“Kami ingin pendidikan tidak berhenti pada satu titik saja, tetapi terus berkembang. Fokus kami tidak hanya pada kecerdasan intelektual, namun juga pembinaan mental dan spiritual agar anak-anak siap menghadapi kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, pembentukan karakter sejak dini menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Anak-anak dibiasakan untuk menerapkan tata krama, nilai-nilai kearifan lokal, serta sikap saling menghargai yang menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
“Harapannya, anak-anak ini nantinya dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi positif bagi lingkungan, termasuk bagi Kota Pekalongan,” imbuhnya.
Selain itu, keseimbangan antara keterampilan dan nilai keagamaan juga menjadi perhatian utama dalam program ini. Anak-anak yang mengikuti berbagai kegiatan, seperti taekwondo maupun seni, tetap diarahkan untuk menjalankan kewajiban ibadah.
Hal ini dinilai penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki integritas dan nilai moral yang kuat.
Apresiasi juga disampaikan oleh pengawas TK Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Alif Uji Laksono, yang menilai program OBAMA sebagai langkah nyata dalam mendukung pengembangan potensi anak secara menyeluruh.
“Saya melihat kegiatan ekstrakurikuler di sini sangat beragam dan memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Ini menjadi nilai tambah yang sangat baik,” ujarnya.
Ia melihat metode pembelajaran yang digunakan, di mana kegiatan dikemas dalam suasana bermain yang menyenangkan namun tetap terarah.
“Anak-anak usia dini memang belajar melalui bermain. Di sini kegiatan berjalan dengan alami, mengalir, tetapi tetap memiliki tujuan yang jelas. Ini sangat baik untuk perkembangan mereka,” lanjutnya.
Dengan adanya program seperti OBAMA, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas. Tidak hanya bagi lingkungan sekolah, tetapi juga sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM di Kota Pekalongan.
Melalui sinergi antara sekolah, yayasan, dan orang tua, upaya menciptakan generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia diharapkan dapat terus terwujud, sejalan dengan visi pembangunan Kota Pekalongan yang berkelanjutan.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF