Tingkatkan Kompetensi, Dinkes Beri Penyuluhan Kader Lansia Mengenai Osteoporosis

Guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam memberikan pelayanan terbaik, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan setempat memberikan penyuluhan kesehatan Osteoporosis yang dikemas dalam bentuk Seminar Kesehatan Dalam Pembinaan Kelompok Lansia yang berlangsung di Hotel Istana Kota Pekalongan, Rabu (28/8/2019).

 

Seminar ini diikuti oleh 100 kader lansia yang ada di Kota Pekalongan dimana sehari-hari mereka berinteraksi langsung dan memberikan pelayanan kesehatan kepada para lansia. Adapun pengisi materi seminar yakni Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD Bendan Pekalongan, dr Talita Sp RMed dan Sekretaris Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia), Joko Setiawan.

 

Kepala Dinkes setempat melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Tri Nurtiyasih SKM MKes menyebutkan saat ini telah ada 89 kelompok lansia yang tersebar di 27 kelurahan di Kota Pekalongan. Sehingga, pembinaan kelompok lansia ini rutin digelar setiap tahun dengan narasumber dan materi yang berbeda seputar kesehatan dan penyakit yang sering dialami para lansia.

 

“Pada seminar hari ini kami fokuskan untuk penyuluhan penyakit osteoporosis yang sering diderita kebanyakan lansia. Pengetahuan kader lansia ini terhadap kesehatan atau penyakit pada lansia harus terus ditingkatkan agar mereka dapat memberikan pembinaan dan pelayanan terbaik di wilayah binaannya,” terang Tri.

 

Menurut Tri, pembinaan para kader ini nantinya dapat diinformasikan lebih lanjut kepada para lansia di wilayah binaannya masing-masing seperti bagaimana pencegahan dan penanganan saat mengalami penyakit osteoporosis.

 

“Yang ditekankan jika sudah menderita osteoporosis harus tepat penanganannya, lansia yang belum terkena supaya dapat mencegah itu yang lebih penting. Jangan sampai salah langkah penanganannya, memang semua lansia mempunyai resiko terkena, pencegahannya harus seperti apa yang sudah disampaikan narasumber. Yang pertama para lansia harus mengenali diri sendiri apakah seusia mereka sudah ada keluhan atau elum, keluhan masuk dalam Osteoarthritis atau osteoporosis akan lebih baik lagi rutin periksa ke dokter atau layanan kesehatan lainnya untuk mengetahui pastinya, dan mendapatkan penanganan yang tepat itu seperti apa,” papar Tri.

 

Sementara itu, Sekretaris Komda Lansia, Joko Setiawan menjelaskan dengan adanya seminar ini, maka akan muncul kesadaran dan kepedulian terhadap para lansia di wilayah Kota Pekalongan. Disamping itu, kegiatan pada Posyandu lansia dapat terus berkembang dan antusias para lansia untuk mengikuti kegiatan-kegiatan pembinaan lansia dapat meningkat sehingga angka harapan hidup lansia akan semakin baik.

 

"Seminar ini para kader dapat saling haring tentang keluhan-keluhan yang dialami para lansia. Beberapa program lansia seperti senam, pemberian makanan tambahan untuk lansia, pemeriksaan kesehatan, tensi, golongan darah, dan kegiatan lainnya dapat lebih banyak diikuti oleh para lansia melalui ajakan dan motivasi para kader lansia ini. Melalui seminar ini, para kader lansia bisa lebih termotivasi, bersemangat lagi setiap bulannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya lansia di wilayah binaannya dengan senang hati memberikan yang terbaik,” pungkas Joko.