Tes Urin Acak, Rutan Pekalongan Komitmen Jaga Lingkungan Bebas Narkoba

Kota Pekalongan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan terus berkomitmen kuat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Komitmen tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan tes urin secara acak terhadap sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP), pada Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Riyanto, dan diikuti dengan penuh kedisiplinan oleh para WBP yang menjadi sasaran pemeriksaan.
Riyanto menegaskan bahwa, tes urin dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan.
"Tes urin ini penting untuk memastikan kita bisa mendeteksi lebih awal dan menjaga keamanan serta ketertiban di dalam rutan. Kami berupaya menjalankan ini dengan cara yang humanis dan penuh transparansi,” ujar Riyanto.
Ia menambahkan bahwa, kegiatan semacam ini bukan semata-mata bentuk penegakan disiplin, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk menciptakan sistem pembinaan yang bersih dan berintegritas.
"Tes dilakukan secara acak dan mendadak guna memastikan hasil yang objektif, tanpa ada rekayasa ataupun diskriminasi di antara para warga binaan,"ungkapnya.
Terpisah, Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menekankan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi pembinaan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dijalankan secara berkelanjutan di lingkungan Rutan Pekalongan.
“Kami ingin meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan. Tes urin bukan hanya soal pengawasan, tapi bagian dari edukasi untuk menjaga kesehatan dan kedisiplinan mereka selama di sini. Kami berkomitmen menciptakan suasana yang aman dan mendukung proses rehabilitasi dengan sepenuh hati,” tutur Nanang dengan semangat.
Ia mengaku bersyukur, pelaksanaan tes urin ini berjalan tertib dan kondusif, melibatkan kerja sama dengan pihak-pihak berwenang yang berkompeten dalam pengawasan dan pemeriksaan narkoba. Sinergi tersebut menjadi upaya serius Rutan Pekalongan dalam mendukung program nasional pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lembaga pemasyarakatan.
Karutan Nanang kembali menegaskan bahwa langkah preventif ini juga memiliki nilai edukatif bagi seluruh penghuni rutan, baik bagi warga binaan maupun petugas.
“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi prioritas utama. Ini menjadi pengingat bersama bagi semua pihak untuk menjaga integritas, komitmen, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menilai, kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kesungguhan jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, sehat, dan berorientasi pada rehabilitasi.
Dengan pendekatan yang humanis dan sistematis, diharapkan warga binaan semakin sadar akan pentingnya hidup bersih dari narkoba serta siap kembali ke masyarakat dengan mental dan perilaku yang lebih baik.
"Kami percaya bahwa pelayanan yang humanis dan fokus pada rehabilitasi akan memberikan hasil terbaik bagi semua pihak. Tujuan kami bukan hanya mengawasi, tetapi menyiapkan warga binaan agar bisa berkontribusi positif ketika kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF