Talent Day TK Ma'had Islam, Bangun Kepercayaan Diri dan Potensi Anak Sejak Dini

Talent Day TK Ma'had Islam, Bangun Kepercayaan Diri dan Potensi Anak Sejak Dini
Kota Pekalongan – "Panggung sederhana dapat menjadi awal tumbuhnya rasa percaya diri anak." Pesan itulah yang tergambar dari pelaksanaan Talent Day di TK Ma'had Islam, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang mendapat apresiasi dari para orang tua ini dinilai menjadi wadah bagi anak untuk mengenali sekaligus menampilkan potensi yang dimiliki sejak usia dini dengan dukungan penuh dari keluarga dan sekolah.
Salah satu orang tua peserta didik, Yusuf Marditya, menilai Talent Day memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk tampil sesuai bakat dan minatnya, termasuk mencoba kemampuan baru yang belum pernah ditunjukkan sebelumnya. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi faktor penting agar potensi anak tidak terpendam dan dapat berkembang secara optimal.
"Anak saya hari ini memilih tampil menyanyi, padahal biasanya lebih suka fashion show. Kegiatan seperti ini membuat anak berani mencoba, semakin percaya diri, dan orang tua juga bisa mengetahui potensi yang dimiliki anak. Harapan saya kegiatan seperti ini dapat lebih sering diselenggarakan agar bakat anak terus berkembang," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Bunda PAUD Kelurahan Kauman, Dewi Hikmatul Maula, mengatakan bahwa Talent Day menjadi media pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter anak, khususnya keberanian tampil di depan umum, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru yang akan menjadi bekal pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Ia mengapresiasi pelibatan orang tua dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
"TK Ma'had Islam menjadi salah satu contoh yang baik karena didukung tenaga pendidik, lingkungan belajar, dan partisipasi aktif orang tua. Mudah-mudahan program-program kreatif seperti ini terus dikembangkan dan dapat menginspirasi satuan PAUD lainnya," katanya.
Sementara itu, Koordinator Talent Day, Febri Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak pembelajaran tema 'Diriku' dengan subtema 'Aku Anak Istimewa' yang diikuti seluruh peserta didik kelas A dan B secara bergantian selama enam hari.
Beragam bakat ditampilkan anak-anak, mulai dari menyanyi, fashion show, hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an hingga doa-doa harian. Seluruh penampilan disaksikan langsung oleh orang tua sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang dan kepercayaan diri anak.
"Melalui Talent Day, kami ingin anak-anak mengenali potensinya sejak dini, berani tampil di depan umum, dan semakin percaya diri. Kehadiran orang tua juga menjadi penyemangat bagi anak sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar mereka," jelas Febri.
Melalui kegiatan ini, TK Ma'had Islam tidak hanya memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi sekolah dan orang tua dalam membangun karakter, kepercayaan diri, serta mengoptimalkan potensi anak sejak usia dini sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan – "Panggung sederhana dapat menjadi awal tumbuhnya rasa percaya diri anak." Pesan itulah yang tergambar dari pelaksanaan Talent Day di TK Ma'had Islam, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang mendapat apresiasi dari para orang tua ini dinilai menjadi wadah bagi anak untuk mengenali sekaligus menampilkan potensi yang dimiliki sejak usia dini dengan dukungan penuh dari keluarga dan sekolah.
Salah satu orang tua peserta didik, Yusuf Marditya, menilai Talent Day memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk tampil sesuai bakat dan minatnya, termasuk mencoba kemampuan baru yang belum pernah ditunjukkan sebelumnya. Menurutnya, dukungan orang tua menjadi faktor penting agar potensi anak tidak terpendam dan dapat berkembang secara optimal.
"Anak saya hari ini memilih tampil menyanyi, padahal biasanya lebih suka fashion show. Kegiatan seperti ini membuat anak berani mencoba, semakin percaya diri, dan orang tua juga bisa mengetahui potensi yang dimiliki anak. Harapan saya kegiatan seperti ini dapat lebih sering diselenggarakan agar bakat anak terus berkembang," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Bunda PAUD Kelurahan Kauman, Dewi Hikmatul Maula, mengatakan bahwa Talent Day menjadi media pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter anak, khususnya keberanian tampil di depan umum, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru yang akan menjadi bekal pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Ia mengapresiasi pelibatan orang tua dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan anak usia dini.
"TK Ma'had Islam menjadi salah satu contoh yang baik karena didukung tenaga pendidik, lingkungan belajar, dan partisipasi aktif orang tua. Mudah-mudahan program-program kreatif seperti ini terus dikembangkan dan dapat menginspirasi satuan PAUD lainnya," katanya.
Sementara itu, Koordinator Talent Day, Febri Astuti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak pembelajaran tema 'Diriku' dengan subtema 'Aku Anak Istimewa' yang diikuti seluruh peserta didik kelas A dan B secara bergantian selama enam hari.
Beragam bakat ditampilkan anak-anak, mulai dari menyanyi, fashion show, hafalan surat-surat pendek Al-Qur'an hingga doa-doa harian. Seluruh penampilan disaksikan langsung oleh orang tua sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang dan kepercayaan diri anak.
"Melalui Talent Day, kami ingin anak-anak mengenali potensinya sejak dini, berani tampil di depan umum, dan semakin percaya diri. Kehadiran orang tua juga menjadi penyemangat bagi anak sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi proses belajar mereka," jelas Febri.
Melalui kegiatan ini, TK Ma'had Islam tidak hanya memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi sekolah dan orang tua dalam membangun karakter, kepercayaan diri, serta mengoptimalkan potensi anak sejak usia dini sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF