Syawalan Cup 2026 Jadi Ajang Reuni Hingga Adu Skill Pesepak Bola U-40

Syawalan Cup 2026 Jadi Ajang Reuni Hingga Adu Skill Pesepak Bola U-40
Kota Pekalongan – Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga sepak bola kembali terasa di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan. Turnamen Syawalan Cup 2026 kategori U-40 resmi dibuka pada Minggu, (29/3/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 Mei 2026. Kompetisi ini menggunakan sistem gugur, di mana setiap tim yang mengalami kekalahan akan langsung tersingkir dari turnamen.
Pembukaan turnamen ditandai secara simbolis oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dinparbudpora) setempat, Sabaryo, melalui tendangan kick off sebagai tanda dimulainya rangkaian pertandingan.
Pada laga pembuka, tim Dog Bebek Ambarawa berhasil mengungguli Gabcilla Reborn Kabupaten Pekalongan dengan skor 3-1. Sementara itu, pada pertandingan kedua, Guangho Kota Pekalongan harus mengakui keunggulan Gempa Legend Pemalang dengan skor telak 0-3.
Ketua Panitia Piala Wali Kota U-40, Ahwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Syawalan Cup 2026 yang menjadi agenda rutin PSSI Kota Pekalongan.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpecinta sepak bola, khususnya bagi para pemain yang telah berusia di atas 40 tahun.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pecinta sepak bola yang sudah tidak lagi berada di usia muda, namun tetap memiliki semangat untuk berolahraga, menjaga kebugaran, sekaligus menjalin kebersamaan,” kata Ahwanto.
Turnamen Syawalan Cup 2026 diikuti oleh 27 tim dari berbagai daerah, di antaranya Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang, Pemalang, Semarang, Kendal, hingga Banjarnegara. Setiap pertandingan berlangsung dalam dua babak dengan durasi masing-masing sekitar 30 menit.
Ia menambahkan, mengingat kategori usia peserta adalah U-40, panitia turut menyiapkan dukungan tenaga medis dari Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu, seluruh peserta juga diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri selama pertandingan berlangsung.
Adapun gelar juara yang diperebutkan dalam turnamen ini meliputi juara pertama, kedua, juara ketiga bersama, serta penghargaan top skor. Para pemenang nantinya akan mendapatkan uang pembinaan serta trofi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Dengan terselenggaranya Syawalan Cup 2026, diharapkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya bagi para pecinta sepak bola di wilayah Pekalongan dan sekitarnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF