Sinergi Warga Perkuat Program Kampung Keluarga Berkualitas Urip Rejo

Sinergi Warga Perkuat Program Kampung Keluarga Berkualitas Urip Rejo

Kota Pekalongan– Keberhasilan Kampung KB Urip Rejo, Kelurahan Kuripan Yosorejo, meraih Peringkat II Kategori Kota pada Lomba Penguatan dan Pembinaan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026, menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas melalui berbagai program pemberdayaan.

Secara simbolis penghargaan diberikan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) oleh Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab kepada Ketua Kampung KB Urip Rejo, Amirul Huda, Jumat (3/7/2026) di halaman Kantor Dinsos-P2KB. Amirul mengatakan bahwa berbagai program yang dijalankan berangkat dari kebutuhan masyarakat sehari-hari. Selain mengembangkan pengelolaan sampah yang tertata dengan baik, Kampung KB juga memprioritaskan upaya percepatan penurunan stunting melalui sinergi kader PKK, Posyandu, dan masyarakat.

"Kampung KB Urip Rejo mengangkat kehidupan masyarakat sehari-hari. Kami menata pengelolaan sampah dengan baik, sekaligus bersama kader PKK dan Posyandu bersatu untuk menurunkan dan menuntaskan angka stunting. Selain itu, kami juga memiliki program pendampingan bagi Anak Tidak Sekolah," katanya.

Ia menjelaskan, salah satu upaya yang terus digiatkan adalah pendampingan secara langsung kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting melalui kegiatan sonjo atau kunjungan rumah. Dalam setiap kunjungan, kader memberikan edukasi kepada orang tua sekaligus menyalurkan makanan bergizi, seperti telur dan ikan, untuk membantu pemenuhan gizi anak.

"Jumlah anak stunting sebelumnya ada tujuh. Alhamdulillah, dengan digiatkannya kegiatan sonjo dan pemberian makanan sehat berupa telur dan ikan, saat ini tinggal dua anak dan kondisinya sudah mendekati lepas stunting," jelasnya.

Menurut Amirul, capaian yang diraih Kampung KB Urip Rejo merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat yang terus berkomitmen menjalankan program secara berkelanjutan. Penghargaan tingkat provinsi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat upaya mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, serta berkualitas.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)