Sinergi Dinperpa–Tani Merdeka, Pekarangan Jadi Solusi Pangan Keluarga

Kota Pekalongan – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan terus berupaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat dengan menggandeng berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama dengan Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan dalam pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga sebagai sumber pangan keluarga.

Dinperpa melalui Bidang Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan berupa bibit tomat, terong, dan cabai masing-masing sebanyak 60 bibit, serta polibag ukuran 40x40 sebanyak 2 kg. Bantuan ini kemudian diteruskan oleh Tani Merdeka kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa Kota Pekalongan, Ani Kusumaningrum, menyampaikan bahwa, bantuan bibit tersebut diberikan sebagai langkah konkret menghadapi tingginya harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.

“Alhamdulillah sore ini kami dapat memberikan bantuan bibit melalui Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan. Komoditas tomat, cabai, dan terong kami pilih karena harganya sedang tinggi di pasaran, sementara kebutuhan rumah tangga cukup besar. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, diharapkan masyarakat bisa memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri,” jelas Ani.

Ani menambahkan bahwa, masyarakat, organisasi maupun instansi dapat mengajukan permohonan bantuan bibit ke Dinperpa secara gratis sesuai dengan ketersediaan bibit. Upaya ini juga sejalan dengan Gerakan Kelurahan Menanam yang hingga kini masih berlangsung di Kota Pekalongan.

“Kota Pekalongan memiliki keterbatasan lahan, sehingga pemanfaatan pekarangan menjadi sangat penting. Kami mengimbau masyarakat untuk menanam cabai, sayuran, dan komoditas pangan lain di lahan sekitar rumah. Selain menghemat biaya belanja, juga dapat mendukung ketahanan pangan keluarga,” imbuhnya.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Pekalongan, Mungki Retnosari atau yang akrab disapa Kiki, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Dinperpa. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang memiliki lahan pekarangan terbatas.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari Dinperpa, masyarakat sangat terbantu. Bibit ini nantinya akan langsung kami distribusikan kepada warga. Setiap rumah biasanya mendapat tiga jenis bibit, yaitu tomat, cabai, dan terong, serta tambahan pupuk kompos. Walaupun lahannya kecil, hasilnya bisa mengurangi beban belanja pangan sehari-hari,” terang Kiki.

Selain penyaluran bibit, Tani Merdeka juga memberikan pendampingan budidaya kepada masyarakat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal.

“Bibit yang kami terima akan kami pindahkan ke media tanam yang lebih besar, dirawat, hingga siap panen. Kami juga mendampingi warga agar paham cara merawat dan mengolah tanaman pangan sehingga hasilnya maksimal," paparnya.

Dengan dukungan dari Dinperpa, ia optimistis ketahanan pangan di Kota Pekalongan bisa terus meningkat.

"Melalui sinergi ini, diharapkan masyarakat Kota Pekalongan semakin sadar pentingnya memanfaatkan pekarangan sebagai solusi menghadapi fluktuasi harga pangan, sekaligus mendukung tercapainya kemandirian dan ketahanan pangan berbasis keluarga,"pungkasnya.


(Tim Liputan Kominfo/Dian)