Serbuan Vaksinasi Massal, Santri dan Masyarakat Antusias Divaksin

Kota Pekalongan - Tiga Pilar Forkopimda Kota Pekalongan yakni Pemerintah Kota Pekalongan, Polres Pekalongan Kota dan Kodim 0710/Pekalongan bekerjasama dengan Ponpes Al Maliki kembali menggencarkan serbuan vaksinasi massal bagi para santri dan masyarakat Kota Pekalongan, bertempat di Mapolsek Pekalongan Selatan, Rabu (6/10/2021).

Serbuan vaksinasi massal ini merupakan pemberian suntikan vaksinasi dosis pertama dan kedua yang disambut antusias peserta vaksinasi. 

Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi S.I.K dan Dandim 0710/Pekalongan yang diwakilkan Komandan Koramil setempat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal tersebut guna memastikan pelaksanan vaksinasi sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi,SIK menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak terkait yang telah membantu pelaksanaan serbuan vaksinasi massal ini. Menurutnya, vaksinasi massal yang diselenggarakan di Mapolsek Pekalongan Selatan mendapatkan antusias luar biasa dari masyarakat. Dimana, target awal sebanyak 250 dosis vaksin,namun partisipasi masyarakat yang datang hampir mencapai 500 orang. 

“Ini berarti menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk divaksin semakin meningkat,karena sampai dengan saat ini, untuk virus Covid-19 belum ada obatnya,kita hanya bisa memerangi sementara dengan kepatuhan protokol kesehatan (prokes) dan turut serta dalam program vaksinasi dalam rangka meningkatkan herd imunity,”tutur AKBP Wahyu 

AKBP Wahyu mengajak masyarakat yang belum melakukan vaksinasi,bisa aktif datang ke sentra-sentra maupun gerai vaksinasi yang telah disediakan. Pihaknya berharap,dengan adanya vaksinasi ini akan membantu percepatan cakupan vaksinasi. Lebih lanjut,AKBP menyebutkan,serbuan vaksinasi ini akan terus dilakukan hingga 1 minggu ke depan di lokasi-lokasi yang berbeda. 

“Sementara stok vaksin yang ada di Polres Pekalongan Kota sampai saat ini kurang lebih 1500,namun itu bukan kendala bagi kami, apabila antusias masyarakat melebihi ,kita akan siap melakukan vaksinasi bersinergi dengan Dinkes maupun TNI dan stakeholder lainnya,” tegas AKBP Wahyu.

Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE menyebutkan, saat ini Pemkot Pekalongan, TI,Polri terus mendorong cakupan vaksinasi bisa terpenuhi targetnya terutama untuk vaksinasi lansia yang masih rendah. Sehingga,karena capaian vaksinasi Covid-19 dosis 1 untuk lanjut usia (lansia) belum mencapai target 40% berimbas pada naiknya Status PPKM Kota Pekalongan dari sebelumnya di Level 2 menjadi Level 3. 

“Per tanggal 5 Oktober kemarin, Kota Pekalongan naik ke Level 3 karena capaian vaksinasi untuk lansia masih kurang,harapannya dengan serbuan vaksinasi ini menjadi momen yang tepat supaya cakupan vaksinasi lansia Kota Pekalongan bisa segera terpenuhi sesuai dengan arahan Kemenkes. Di Kota Pekalongan sendiri masih ada sekitar 8 ribuan lansia yang harus disasar vaksinasi. Kami akan genjot terus dan kami juga siap melaksanakan langkah alternatif door to door untuk vaksinasi lansia dan mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh prokes,karena di kebijakan Level 2 dan Level ini tentu ada sedikit perbedaan aturan pembatasan-pembatasan yang dikhawatirkan akan berimbas ke sektor ekonomi. Kita tidak ingin seperti itu, maka ayo kita sama-sama ikut vaksinasi dan jangan lengah prokes,” tandasnya.


(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)