Sekda Nur Pri Jadi Responden Sensus Ekonomi, Dukung Pendataan BPS

Sekda Nur Pri Jadi Responden Sensus Ekonomi, Dukung Pendataan BPS
Kota Pekalongan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menjadi salah satu responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan di Rumah Dinas Sekda, Selasa malam (30/6/2026).
Usai mengikuti pendataan, Sekda Nur Pri, sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi kepada petugas sensus yang tetap melayani masyarakat dengan fleksibel, termasuk pada malam hari bagi warga yang tidak sempat menerima kunjungan pada siang hari.
"Data yang dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi sangat penting sebagai dasar pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan,"ucapnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan, untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif yang beredar di media sosial terkait pendataan tersebut.
“Pendataan ini tidak ada kaitannya dengan pajak atau pungutan apa pun. Data yang dihimpun murni untuk kepentingan statistik dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menjelaskan bahwa seluruh rumah tangga di Kota Pekalongan, baik pejabat maupun masyarakat umum, menjadi sasaran pendataan Sensus Ekonomi 2026. Ia mengungkapkan, pelaksanaan sensus yang dimulai sejak 15 Juni 2026 hingga saat ini berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Pekalongan. Semoga pelaksanaan Sensus Ekonomi hingga target penyelesaian pada 31 Agustus 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan, Nur Priyantomo, menjadi salah satu responden dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE2026) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan di Rumah Dinas Sekda, Selasa malam (30/6/2026).
Usai mengikuti pendataan, Sekda Nur Pri, sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi kepada petugas sensus yang tetap melayani masyarakat dengan fleksibel, termasuk pada malam hari bagi warga yang tidak sempat menerima kunjungan pada siang hari.
"Data yang dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi sangat penting sebagai dasar pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan,"ucapnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan, untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang benar kepada petugas sensus. Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif yang beredar di media sosial terkait pendataan tersebut.
“Pendataan ini tidak ada kaitannya dengan pajak atau pungutan apa pun. Data yang dihimpun murni untuk kepentingan statistik dan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menjelaskan bahwa seluruh rumah tangga di Kota Pekalongan, baik pejabat maupun masyarakat umum, menjadi sasaran pendataan Sensus Ekonomi 2026. Ia mengungkapkan, pelaksanaan sensus yang dimulai sejak 15 Juni 2026 hingga saat ini berjalan lancar dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Kota Pekalongan. Semoga pelaksanaan Sensus Ekonomi hingga target penyelesaian pada 31 Agustus 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF