Saka Pustaka Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Generasi Muda dalam Gerakan Literasi

Saka Pustaka Resmi Dikukuhkan, Perkuat Peran Generasi Muda dalam Gerakan Literasi
Kota Pekalongan – Upaya memperkuat budaya literasi sekaligus memperluas ruang pembinaan generasi muda di Kota Pekalongan terus dilakukan. Salah satunya melalui pengukuhan Satuan Karya Pramuka (Saka) Pustaka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030, bertempat di Halaman Perpustakaan Daerah setempat, Rabu (7/10/2026).
Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pustaka tersebut berlangsung dalam rangkaian Festival Literasi Kota Pekalongan 2026. Kehadiran Saka Pustaka diharapkan menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas di bidang perpustakaan serta literasi.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan, Gufron Faza, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan. Ia berharap amanah tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk bersama-sama menghadirkan program yang memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan generasi muda.
“Saka Pustaka memiliki peluang besar untuk menjadi ruang belajar bagi anggota Pramuka dalam mengenal perpustakaan dan mengembangkan keterampilan di bidang literasi,” ujarnya.
Gufron melihat, perpustakaan saat ini tidak sekadar menjadi tempat membaca dan meminjam buku. Perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang memperoleh informasi, mengembangkan kreativitas, berdiskusi, dan meningkatkan keterampilan.
Karena itu, melalui Saka Pustaka, anggota Pramuka diharapkan dapat mengenal layanan perpustakaan, bahan pustaka, pemanfaatan informasi secara bijak, serta berbagai kegiatan literasi yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Slamet Budiyanto yang hadir mewakili Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekalongan, Nur Priyantomo. Budiyanto menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pengesahan susunan kepengurusan, tetapi menjadi amanah untuk melaksanakan pembinaan kepramukaan, khususnya di bidang kepustakaan dan literasi.
“Melalui Saka Pustaka, anggota Pramuka dapat mengenal dunia perpustakaan, mempelajari pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan layanan dan pengelolaan perpustakaan, serta terlibat dalam kegiatan yang mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan terus belajar,” tandasnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun koordinasi yang baik, menyusun program kerja yang terarah dan berkelanjutan, serta menjalin kerja sama dengan Dinarpus, sekolah, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan literasi.
Budiyanto menambahkan kehadiran Saka Pustaka diharapkan pula dapat menjadi salah satu penggerak yang menghadirkan kegiatan literasi secara kreatif, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Adapun Majelis Pembimbing Saka Pustaka masa bakti 2026–2030 terdiri atas Penasehat Inggit Soraya selaku Bunda Literasi Kota Pekalongan, Ketua Mabisaka Gufron Faza, Ketua Harian Mahfud, serta Sekretaris Ismanto.
Sementara Pimpinan Saka Pustaka diketuai Mahfud, S.Kom, dengan Wakil Ketua Rima Fatmawati. Saka Pustaka juga memiliki empat krida, yakni Krida Perpustakaan Layanan, Krida Pengembangan Bahan Pustaka, Krida Pengembangan Perpustakaan, dan Krida Pengolahan Bahan Pustaka.
Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadirkan wadah pembinaan yang aktif, produktif, dan kreatif bagi generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan tema Festival Literasi Kota Pekalongan 2026, “Literasi Bergerak, Kreativitas Berdampak.”
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan – Upaya memperkuat budaya literasi sekaligus memperluas ruang pembinaan generasi muda di Kota Pekalongan terus dilakukan. Salah satunya melalui pengukuhan Satuan Karya Pramuka (Saka) Pustaka Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan masa bakti 2026–2030, bertempat di Halaman Perpustakaan Daerah setempat, Rabu (7/10/2026).
Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Pustaka tersebut berlangsung dalam rangkaian Festival Literasi Kota Pekalongan 2026. Kehadiran Saka Pustaka diharapkan menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas di bidang perpustakaan serta literasi.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan, Gufron Faza, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekalongan. Ia berharap amanah tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk bersama-sama menghadirkan program yang memberikan kontribusi nyata bagi pembinaan generasi muda.
“Saka Pustaka memiliki peluang besar untuk menjadi ruang belajar bagi anggota Pramuka dalam mengenal perpustakaan dan mengembangkan keterampilan di bidang literasi,” ujarnya.
Gufron melihat, perpustakaan saat ini tidak sekadar menjadi tempat membaca dan meminjam buku. Perpustakaan juga berfungsi sebagai ruang memperoleh informasi, mengembangkan kreativitas, berdiskusi, dan meningkatkan keterampilan.
Karena itu, melalui Saka Pustaka, anggota Pramuka diharapkan dapat mengenal layanan perpustakaan, bahan pustaka, pemanfaatan informasi secara bijak, serta berbagai kegiatan literasi yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Slamet Budiyanto yang hadir mewakili Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekalongan, Nur Priyantomo. Budiyanto menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pengesahan susunan kepengurusan, tetapi menjadi amanah untuk melaksanakan pembinaan kepramukaan, khususnya di bidang kepustakaan dan literasi.
“Melalui Saka Pustaka, anggota Pramuka dapat mengenal dunia perpustakaan, mempelajari pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan layanan dan pengelolaan perpustakaan, serta terlibat dalam kegiatan yang mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan terus belajar,” tandasnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun koordinasi yang baik, menyusun program kerja yang terarah dan berkelanjutan, serta menjalin kerja sama dengan Dinarpus, sekolah, komunitas, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan literasi.
Budiyanto menambahkan kehadiran Saka Pustaka diharapkan pula dapat menjadi salah satu penggerak yang menghadirkan kegiatan literasi secara kreatif, menjangkau lebih banyak masyarakat, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Adapun Majelis Pembimbing Saka Pustaka masa bakti 2026–2030 terdiri atas Penasehat Inggit Soraya selaku Bunda Literasi Kota Pekalongan, Ketua Mabisaka Gufron Faza, Ketua Harian Mahfud, serta Sekretaris Ismanto.
Sementara Pimpinan Saka Pustaka diketuai Mahfud, S.Kom, dengan Wakil Ketua Rima Fatmawati. Saka Pustaka juga memiliki empat krida, yakni Krida Perpustakaan Layanan, Krida Pengembangan Bahan Pustaka, Krida Pengembangan Perpustakaan, dan Krida Pengolahan Bahan Pustaka.
Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menghadirkan wadah pembinaan yang aktif, produktif, dan kreatif bagi generasi muda. Hal tersebut sejalan dengan tema Festival Literasi Kota Pekalongan 2026, “Literasi Bergerak, Kreativitas Berdampak.”
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF