Rayakan Hari Bhakti Kemenimipas, Rutan Pekalongan Bagikan Sembako ke Masyarakat Door to Door

Kota Pekalongan – Memperingati Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan kembali memperkuat nilai kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat. Jajaran Rutan Pekalongan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), masyarakat sekitar, tenaga kebersihan, hingga pengemudi ojek online, Kamis (13/11/2025).
 
Sebanyak 10 paket sembako disalurkan secara langsung dengan metode door to door. Langkah tersebut dipilih sebagai simbol kedekatan institusi pemasyarakatan dengan masyarakat serta untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran oleh mereka yang membutuhkan.
 
Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, memimpin langsung jalannya bakti sosial bersama para pegawai. Dengan mengenakan seragam dinas, rombongan menyusuri sejumlah titik di sekitar wilayah Rutan untuk menyerahkan bantuan secara langsung ke rumah-rumah warga dan lokasi para penerima manfaat.
 
“Bakti sosial ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan Rutan dengan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan nilai empati dan gotong royong,” ujar Karutan Nanang. 
 
Ia menegaskan bahwa, Hari Bhakti Kemenimipas bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi refleksi bagi seluruh jajaran untuk terus berkontribusi nyata dalam kehidupan sosial.
 
Karutan Nanang juga menjelaskan, pemberian sembako juga menjadi wujud rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian kegiatan Hari Bhakti Kemenimipas perdana tahun ini. 
 
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap keberadaan Rutan Pekalongan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal pembinaan warga binaan, tetapi juga melalui aksi kepedulian yang langsung menyentuh kebutuhan publik.
 
"Selain pembagian sembako, sebelumnya kami juga telah menggelar beberapa rangkaian kegiatan sosial dalam rangka Hari Bhakti, seperti pelayanan kesehatan dan donor darah, yang semuanya bertujuan memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat dan memperluas manfaat keberadaan institusi pemasyarakatan,"tukasnya.
 
 
(Tim Liputan Kominfo/Dian)