Ratusan Pelajar Belajar Keris

Tosan Aji Kota Pekalongan turut andil mengedukasi ratusan pelajar mengenai keris dalam Pameran Pendidikan Museum Ranggawarsita yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Jetayu Kota Pekalongan mulai Senin (26/8/2019) sampai dengan Jumat (30/8/2019). Edukasi keris ini dilakukan agar masyarakat khususnya pelajar, tidak memahami makna keris atau mengenal keris dari sisi klenik atau kemistisannya saja, namun juga mengenai nilai estetika dan budaya.
Hal ini disampaikan Ketua Paguyuban Bromo Kendali, Rifqon Arodhi usai menyampaikan pembelajaran keris kepada ratusan siswa sekolah dasar Senin, (26/8/2019). Rifqon menunjukkan jenis-jenis keris, pemaknaan keris sebagai bagian dari cagar budaya yang harus dilestarikan, serta meluruskan pemahaman tentang keris.
“Dalam Pameran Pendidikan Museum Ranggawarsita yang mengusung tema Budaya dan Patriotisme ini, tosan aji tak sekadar memerkan keris, masyarakat kami edukasi dan kenalkan keris kaitannya banyak benda cagar budaya,” tutur Rifqon.
Menurut Rifqon banyak yang salah paham dan pemahaman yang salah soal keris. Mengenal keris bukanlah soal magic dan klenik karena dalam quran juga disampaikan tentang besi yang mengandung kekuatan tersendiri. “Jadi dengan kami mengedukasi para pelajar, mereka tidak akan takut keris lagi dan ke depannya kan turut melestarikan keris sebagai cagar budaya,” tandas Rifqon.
Keris atau pusaka sebagai warisan budaya nusantara penting untuk dikenalkan kepada masyarakat. Apalagi, sejarah merupakan bagian dari kurikulum yang diajarkan di bangku sekolah. Sehingga, siswa tidak hanya mengenal namanya saja, tetapi juga mengetahui secara langsung tentang keris.
PRINT +
DOWNLOAD PDF