Ratusan Guru PAUD di Kota Pekalongan Terima THR dari Baznas dan Pemkot

Kota Pekalongan – Ratusan pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerima bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) yang bersumber dari zakat melalui kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. Jumat, (13/3/2026).
 
Program penyaluran THR bagi guru PAUD tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah berjalan selama empat tahun terakhir. Tahun ini, ratusan pendidik dan tenaga kependidikan PAUD menerima bantuan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi penerus.
 
Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Baznas atas kerja sama yang terus terjalin dalam program tersebut.
 
Menurutnya, jumlah penerima bantuan tahun ini memang sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya terdapat sekitar 784 penerima, tahun ini menjadi sekitar 657 orang. Namun, ia menjelaskan bahwa penurunan jumlah tersebut bukan karena berkurangnya perhatian, melainkan karena semakin banyak guru PAUD yang sudah mendapatkan perlindungan atau bantuan dari program lain.
 
“Alhamdulillah, ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian kami kepada para guru PAUD yang telah berdedikasi luar biasa untuk anak-anak kita, generasi penerus bangsa. Mereka telah menyempatkan waktu, tenaga, dan perjuangan yang tidak sedikit untuk mendidik anak-anak,” ujar Inggit.
 
Ia berharap kegiatan pemberian THR dari zakat ini dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kepada para pendidik PAUD. Inggit juga mengucapkan terima kasih kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menjadi muzaki dan menyalurkan zakatnya melalui Baznas.
 
“Kami berharap ke depan para guru PAUD tidak hanya menjadi penerima zakat, tetapi juga dapat menjadi muzaki. Namun yang terpenting, perhatian dan kepedulian kepada mereka akan terus kami berikan agar semangat para guru PAUD tetap terjaga,” tambahnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat sekitar 657 pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang menerima bantuan THR.
 
Ia mengungkapkan bahwa pada awalnya bantuan ini diprioritaskan bagi para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Namun setelah dilakukan penelusuran, masih terdapat lebih dari 100 tenaga pendidik PAUD yang belum tercatat dalam sistem tersebut.
 
Karena jumlahnya cukup besar, pemerintah memutuskan untuk tetap memberikan bantuan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PAUD, baik yang sudah maupun yang belum terdaftar di Dapodik.
 
“Kami sangat menghimbau dan mendorong para pendidik serta tenaga kependidikan PAUD agar segera terdaftar di Dapodik. Hal ini penting karena menjadi bukti keabsahan data dan juga demi kepentingan mereka sendiri,” jelas Mabruri.
 
Ia menambahkan bahwa kebijakan pemberian bantuan zakat kepada seluruh tenaga pendidik PAUD tersebut merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah Kota Pekalongan bersama Bunda PAUD dan Baznas dalam upaya berbagi kebahagiaan menjelang hari raya.
 
Melalui program ini, diharapkan para guru PAUD di Kota Pekalongan semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mulia mereka dalam mendidik anak-anak sejak usia dini.
 
 
(Tim Liputan Pemerintah Kota Pekalongan / Maul)