Puluhan Guru PAUD Pekalongan Siap Go Digital lewat Workshop Pemanfaatan Flat Interactive Panel

Puluhan Guru PAUD Pekalongan Siap Go Digital lewat Workshop Pemanfaatan Flat Interactive Panel
Kota Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pekalongan melalui Forum Pendidikan IGTKI berkolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan workshop peningkatan kompetensi guru PAUD. Kegiatan ini berfokus pada optimalisasi pembelajaran digital melalui pemanfaatan media flat interactive panel atau layar interaktif (PID), berlangsung di TK Batik PPIP, Selasa (5/5/2026).
Ketua IGTKI Kota Pekalongan, Barokah Al Fitri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program bantuan pemerintah berupa perangkat layar interaktif yang telah disalurkan ke sejumlah lembaga PAUD di Kota Pekalongan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan alat peraga digital tersebut dapat berjalan secara optimal dalam proses pembelajaran. Workshop ini juga dilaksanakan dengan sinergi bersama pihak Intan Pariwara sebagai mitra pendukung materi dan teknologi pembelajaran.
Sebanyak 81 guru PAUD dari lembaga formal maupun nonformal mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan perwakilan dari 81 lembaga PAUD di Kota Pekalongan yang telah menerima bantuan perangkat layar interaktif.
“Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini memang masih tergolong minim. Melalui kegiatan ini, kami berharap penggunaan papan interaktif bisa lebih optimal sehingga menghasilkan pembelajaran yang menarik dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Rosalia Erika Primaningtyas selaku Product Manager Jelajah Ilmu Intan Pariwara, menjelaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.
“Harapannya setelah kegiatan ini, para guru dapat lebih maksimal dalam memberikan pembelajaran. Dengan menggabungkan permainan melalui paparan interaktif, proses belajar anak akan menjadi lebih menyenangkan,” jelasnya.
Ia berharap para guru semakin percaya diri dalam mengadopsi digitalisasi pembelajaran di kelas. Menurutnya, langkah ini penting untuk mempersiapkan generasi masa depan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Guru diharapkan mantap melangkah menuju digitalisasi pembelajaran, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi Indonesia emas,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong transformasi pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan, sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran saat ini.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
Kota Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Pekalongan melalui Forum Pendidikan IGTKI berkolaborasi dengan Pokja Bunda PAUD Kota Pekalongan menyelenggarakan kegiatan workshop peningkatan kompetensi guru PAUD. Kegiatan ini berfokus pada optimalisasi pembelajaran digital melalui pemanfaatan media flat interactive panel atau layar interaktif (PID), berlangsung di TK Batik PPIP, Selasa (5/5/2026).
Ketua IGTKI Kota Pekalongan, Barokah Al Fitri, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program bantuan pemerintah berupa perangkat layar interaktif yang telah disalurkan ke sejumlah lembaga PAUD di Kota Pekalongan.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan alat peraga digital tersebut dapat berjalan secara optimal dalam proses pembelajaran. Workshop ini juga dilaksanakan dengan sinergi bersama pihak Intan Pariwara sebagai mitra pendukung materi dan teknologi pembelajaran.
Sebanyak 81 guru PAUD dari lembaga formal maupun nonformal mengikuti kegiatan ini. Mereka merupakan perwakilan dari 81 lembaga PAUD di Kota Pekalongan yang telah menerima bantuan perangkat layar interaktif.
“Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran anak usia dini memang masih tergolong minim. Melalui kegiatan ini, kami berharap penggunaan papan interaktif bisa lebih optimal sehingga menghasilkan pembelajaran yang menarik dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber kegiatan, Rosalia Erika Primaningtyas selaku Product Manager Jelajah Ilmu Intan Pariwara, menjelaskan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran yang menyenangkan bagi anak.
“Harapannya setelah kegiatan ini, para guru dapat lebih maksimal dalam memberikan pembelajaran. Dengan menggabungkan permainan melalui paparan interaktif, proses belajar anak akan menjadi lebih menyenangkan,” jelasnya.
Ia berharap para guru semakin percaya diri dalam mengadopsi digitalisasi pembelajaran di kelas. Menurutnya, langkah ini penting untuk mempersiapkan generasi masa depan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Guru diharapkan mantap melangkah menuju digitalisasi pembelajaran, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi Indonesia emas,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong transformasi pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan, sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran saat ini.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF