Police Goes to School, Puluhan Pelajar Belajar Keselamatan Berlalu Lintas dan Etika AI

Police Goes to School, Puluhan Pelajar Belajar Keselamatan Berlalu Lintas dan Etika AI
Kota Pekalongan – Polres Pekalongan Kota terus mendorong generasi muda agar memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas sekaligus cakap dan bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. Pesan tersebut disampaikan melalui program Poltice Goes to School yang digelar di Aula MAN 1 Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 68 pelajar, terdiri atas 38 siswa MAN 1 Kota Pekalongan dan 30 siswa MAN 2 Kota Pekalongan. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas yang disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama personel Satlantas.
Materi yang diberikan mencakup pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Para pelajar juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan membiasakan perilaku tertib di jalan serta turut mengingatkan lingkungan sekitar untuk mengutamakan keselamatan.
"Pelajar merupakan bagian penting dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Karena itu, edukasi keselamatan harus terus disampaikan agar kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tumbuh menjadi kebiasaan," ujar Aiptu Agus Priyanto.
Tak hanya keselamatan berlalu lintas, kegiatan Police Goes to School juga diisi dengan sosialisasi Pelajar Paham AI melalui Senopati Academy.
"Para peserta dikenalkan dengan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), mulai dari pemanfaatan AI secara bijak, etika penggunaan teknologi, hingga pemanfaatannya untuk membantu melawan hoaks dan mendukung proses belajar,"terangnya.
Plt Kepala MAN 1 Kota Pekalongan, Hj. Mukhlisotun, S.Ag., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas dan literasi AI penting bagi pelajar sebagai bekal dalam menjalani aktivitas sehari-hari serta menghadapi perkembangan teknologi.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi para siswa. Selain memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, mereka juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab," ujar Hj. Mukhlisotun.
Terpisah, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. menyampaikan bahwa kemajuan teknologi digital, khususnya AI, perlu diimbangi dengan literasi yang memadai agar dapat dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab.
"Literasi AI juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi memahami etika, mampu menyaring informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks. Jadi, kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan karakter dan tanggung jawab," kata Iptu Purno.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam pembelajaran, para peserta juga mendapatkan sertifikat Paham AI dari Senopati Academy.
"Kami berharap, para pelajar semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara cerdas, etis, dan produktif untuk mendukung prestasi serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Pekalongan,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Polres Pekalongan Kota terus mendorong generasi muda agar memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas sekaligus cakap dan bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi. Pesan tersebut disampaikan melalui program Poltice Goes to School yang digelar di Aula MAN 1 Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 68 pelajar, terdiri atas 38 siswa MAN 1 Kota Pekalongan dan 30 siswa MAN 2 Kota Pekalongan. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai keselamatan dan ketertiban berlalu lintas yang disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama personel Satlantas.
Materi yang diberikan mencakup pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Para pelajar juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan membiasakan perilaku tertib di jalan serta turut mengingatkan lingkungan sekitar untuk mengutamakan keselamatan.
"Pelajar merupakan bagian penting dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas. Karena itu, edukasi keselamatan harus terus disampaikan agar kepatuhan terhadap aturan lalu lintas tumbuh menjadi kebiasaan," ujar Aiptu Agus Priyanto.
Tak hanya keselamatan berlalu lintas, kegiatan Police Goes to School juga diisi dengan sosialisasi Pelajar Paham AI melalui Senopati Academy.
"Para peserta dikenalkan dengan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), mulai dari pemanfaatan AI secara bijak, etika penggunaan teknologi, hingga pemanfaatannya untuk membantu melawan hoaks dan mendukung proses belajar,"terangnya.
Plt Kepala MAN 1 Kota Pekalongan, Hj. Mukhlisotun, S.Ag., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas dan literasi AI penting bagi pelajar sebagai bekal dalam menjalani aktivitas sehari-hari serta menghadapi perkembangan teknologi.
"Kami mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi para siswa. Selain memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, mereka juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan AI secara bijak, etis, dan bertanggung jawab," ujar Hj. Mukhlisotun.
Terpisah, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. menyampaikan bahwa kemajuan teknologi digital, khususnya AI, perlu diimbangi dengan literasi yang memadai agar dapat dimanfaatkan secara produktif dan bertanggung jawab.
"Literasi AI juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi memahami etika, mampu menyaring informasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks. Jadi, kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan karakter dan tanggung jawab," kata Iptu Purno.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam pembelajaran, para peserta juga mendapatkan sertifikat Paham AI dari Senopati Academy.
"Kami berharap, para pelajar semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara cerdas, etis, dan produktif untuk mendukung prestasi serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Pekalongan,"pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF