Pesindon Vibes, Upaya Geliatkan Budaya Batik

Kota Pekalongan - Memperingati Hari Batik Nasional,Kampung Batik Pesindon menggelar kegiatan Pesindon Vibes Tahun 2021 dengan mengusung tema "Dari Batik Kita Getarkan Dunia",bertempat di Pesindon Gang 1,Kota Pekalongan,Jumat malam(1/10/2021).
Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE hadir membuka kegiatan Pesindon Vibes tersebut yang juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Pekalongan,Hj Inggit Soraya,SSn,Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan,Sutarno,SH,MM,Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan,Slamet Hariyadi,SH,MHum, Pengurus Kampung Batik Pesindon periode 2017-2021,Subekti, instansi terkait lainnya serta warga Pesindon setempat.
Walikota Pekalongan yang akrab disapa Aaf ini mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pesindon Vibes Tahun 2021 dalam rangka Peringatan Hari Batik Nasional sekaligus menggelorakan budaya Batik di Kampung Batik Pesindon yang sudah ditetapkan sebagai salah satu Tujuan Wisata Budaya dan Wisata Belanja Batik Pekalongan sejak 10 Mei 2020.
Dalam kegiatan Pesindon Vibes Tahun 2021,Walikota Aaf juga mengukuhkan Kepengurusan Baru Kampung Batik Pesindon Periode 2021-2025 yang diketuai oleh Salahudin.
"Alhamdulillah,dengan pengurus baru dan semangat baru pula,Pengurus Kampung Batik Pesindon pada tahun ini,karena sudah bisa melakukan kegiatan walaupun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,ini nawaitu kita untuk membangkitkan sektor ekonomi,salah satunya dari sektor batik," tutur Aaf.
Aaf berharap,dengan dukungan pemerintah,para pelaku usaha batik bisa segera bangkit pasca adanya PPKM Darurat dan efek pandemi yang sangat berdampak. Lebih lanjut,Aaf berpesan,sesuai dengan tema Hari Batik Nasional Tahun 2021 yaitu "Lestari Batikku,Terlindungi Alamku" dengan maksud sama-sama melindungi untuk keberhasilan dunia perbatikan di Kota Pekalongan yang lebih baik lagi ke depannya.
"Kami berharap,batik terus berkembang,terus melakukan inovasi-inovasi baru,dan bisa memaksimalkan digital marketing untuk memperluas pemasarannya,namun juga tetap melindungi alam sekitar dari mulai pengelolaan limbah batik yang benar,sesuai standar dan tidak merusak lingkungan,"tegas Aaf.
Sementara itu,Ketua Kampung Batik Pesindon periode 2021-2025,Salahudin menjelaskan,program-program yang akan digagas dalam kepengurusan baru ini nantinya adalah program yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, ada 2 yang menjadi semangat baru kepengurusan baru ini yakni Kampung Batik Pesindon menjadi motor penggerak ekonomi yang dijual ke pasaran luas dan mengangkat Kampung Wisata Pesindon di luar sektor batik.
"Ada potensi-potensi masyarakat Pesindon yang bisa diangkat dan dikenalkan ke masyarakat luar,seperti tadi penampilan freestyle berprestasi yang sudah tampil di kancah nasional, budaya silat dan akustik. Mudah-mudahan Kampung Batik Pesindon je depan bisa semakin dikenal masyarakat luas,"terang Salahudin.
Salahudin mengaku,adanya PPKM dan pandemi kemarin memang cukup dirasakan oleh pelaku usaha batik di Pesindon. Omset penjualan batik cukup menurun. Dengan adanya kegiatan Pesindon Vibes ini dalam Peringatan Hari Batik Nasional,diharapkan budaya batik maupun pemasaran batik akan semakin menggeliat.
" Terutama dengan program-program yang bermanfaat. Sekitar 70 persen,warga Pesindon sendiri berkecimpung di dunia perbatikan,dimana selain sebagai pengrajin batik,sebagian diantaranya juga bekerja sebagai karyawan batik,"pungkasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE hadir membuka kegiatan Pesindon Vibes tersebut yang juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Pekalongan,Hj Inggit Soraya,SSn,Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan,Sutarno,SH,MM,Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan,Slamet Hariyadi,SH,MHum, Pengurus Kampung Batik Pesindon periode 2017-2021,Subekti, instansi terkait lainnya serta warga Pesindon setempat.
Walikota Pekalongan yang akrab disapa Aaf ini mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pesindon Vibes Tahun 2021 dalam rangka Peringatan Hari Batik Nasional sekaligus menggelorakan budaya Batik di Kampung Batik Pesindon yang sudah ditetapkan sebagai salah satu Tujuan Wisata Budaya dan Wisata Belanja Batik Pekalongan sejak 10 Mei 2020.
Dalam kegiatan Pesindon Vibes Tahun 2021,Walikota Aaf juga mengukuhkan Kepengurusan Baru Kampung Batik Pesindon Periode 2021-2025 yang diketuai oleh Salahudin.
"Alhamdulillah,dengan pengurus baru dan semangat baru pula,Pengurus Kampung Batik Pesindon pada tahun ini,karena sudah bisa melakukan kegiatan walaupun harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,ini nawaitu kita untuk membangkitkan sektor ekonomi,salah satunya dari sektor batik," tutur Aaf.
Aaf berharap,dengan dukungan pemerintah,para pelaku usaha batik bisa segera bangkit pasca adanya PPKM Darurat dan efek pandemi yang sangat berdampak. Lebih lanjut,Aaf berpesan,sesuai dengan tema Hari Batik Nasional Tahun 2021 yaitu "Lestari Batikku,Terlindungi Alamku" dengan maksud sama-sama melindungi untuk keberhasilan dunia perbatikan di Kota Pekalongan yang lebih baik lagi ke depannya.
"Kami berharap,batik terus berkembang,terus melakukan inovasi-inovasi baru,dan bisa memaksimalkan digital marketing untuk memperluas pemasarannya,namun juga tetap melindungi alam sekitar dari mulai pengelolaan limbah batik yang benar,sesuai standar dan tidak merusak lingkungan,"tegas Aaf.
Sementara itu,Ketua Kampung Batik Pesindon periode 2021-2025,Salahudin menjelaskan,program-program yang akan digagas dalam kepengurusan baru ini nantinya adalah program yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, ada 2 yang menjadi semangat baru kepengurusan baru ini yakni Kampung Batik Pesindon menjadi motor penggerak ekonomi yang dijual ke pasaran luas dan mengangkat Kampung Wisata Pesindon di luar sektor batik.
"Ada potensi-potensi masyarakat Pesindon yang bisa diangkat dan dikenalkan ke masyarakat luar,seperti tadi penampilan freestyle berprestasi yang sudah tampil di kancah nasional, budaya silat dan akustik. Mudah-mudahan Kampung Batik Pesindon je depan bisa semakin dikenal masyarakat luas,"terang Salahudin.
Salahudin mengaku,adanya PPKM dan pandemi kemarin memang cukup dirasakan oleh pelaku usaha batik di Pesindon. Omset penjualan batik cukup menurun. Dengan adanya kegiatan Pesindon Vibes ini dalam Peringatan Hari Batik Nasional,diharapkan budaya batik maupun pemasaran batik akan semakin menggeliat.
" Terutama dengan program-program yang bermanfaat. Sekitar 70 persen,warga Pesindon sendiri berkecimpung di dunia perbatikan,dimana selain sebagai pengrajin batik,sebagian diantaranya juga bekerja sebagai karyawan batik,"pungkasnya.
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF