Perubahan Anggaran 2026, DPUPR Fokus Benahi Drainase, Jalan, dan Pompa Pengendali Banjir

Perubahan Anggaran 2026, DPUPR Fokus Benahi Drainase, Jalan, dan Pompa Pengendali Banjir
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat mengalokasikan sekitar 50 paket pekerjaan dalam Perubahan Anggaran Tahun 2026 untuk memperkuat infrastruktur dasar, khususnya penanganan drainase, peningkatan jalan, serta rehabilitasi pompa pengendali banjir.
Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, menjelaskan bahwa puluhan paket tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang dan Bangunan Gedung, hingga Sumber Daya Air (SDA). Nilai total anggaran pada perubahan diperkirakan mencapai sekitar Rp15–20 miliar.
"Yang terbesar adalah penataan drainase di Jalan WR Supratman senilai Rp5 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, terdapat rehabilitasi pompa di Stasiun Pompa Jalan Selatan senilai Rp1 miliar untuk penggantian pompa," ujar Khaerudin, Senin (3/8/2026).
Selain dua paket utama tersebut, DPUPR juga akan melaksanakan penataan drainase di Jalan Cendrawasih, perbaikan irigasi Kali Baros, serta peningkatan sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Selat Karimata, Jalan Samudra, Jalan Labuhan, Jalan Labuhan III, dan beberapa ruas lainnya.
"Dengan adanya pelaksanaan paket-paket pekerjaan tersebut, kami berharap kualitas infrastruktur Kota Pekalongan semakin meningkat, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, memperkuat sistem drainase, serta mengoptimalkan upaya pengendalian banjir di berbagai wilayah kota,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setempat mengalokasikan sekitar 50 paket pekerjaan dalam Perubahan Anggaran Tahun 2026 untuk memperkuat infrastruktur dasar, khususnya penanganan drainase, peningkatan jalan, serta rehabilitasi pompa pengendali banjir.
Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin, menjelaskan bahwa puluhan paket tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang dan Bangunan Gedung, hingga Sumber Daya Air (SDA). Nilai total anggaran pada perubahan diperkirakan mencapai sekitar Rp15–20 miliar.
"Yang terbesar adalah penataan drainase di Jalan WR Supratman senilai Rp5 miliar yang bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, terdapat rehabilitasi pompa di Stasiun Pompa Jalan Selatan senilai Rp1 miliar untuk penggantian pompa," ujar Khaerudin, Senin (3/8/2026).
Selain dua paket utama tersebut, DPUPR juga akan melaksanakan penataan drainase di Jalan Cendrawasih, perbaikan irigasi Kali Baros, serta peningkatan sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Selat Karimata, Jalan Samudra, Jalan Labuhan, Jalan Labuhan III, dan beberapa ruas lainnya.
"Dengan adanya pelaksanaan paket-paket pekerjaan tersebut, kami berharap kualitas infrastruktur Kota Pekalongan semakin meningkat, mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, memperkuat sistem drainase, serta mengoptimalkan upaya pengendalian banjir di berbagai wilayah kota,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF