Perpustakaan SMPN 11 Berbenah, Dorong Budaya Literasi Siswa

Perpustakaan SMPN 11 Berbenah, Dorong Budaya Literasi Siswa
Kota Pekalongan – SMP Negeri 11 Pekalongan terus memperkuat budaya literasi melalui pembenahan perpustakaan sekolah. Penataan ruang yang lebih nyaman, program literasi, hingga pemberian penghargaan bagi siswa menjadi upaya sekolah untuk meningkatkan minat baca peserta didik.
Kepala SMPN 11 Pekalongan, Nurlaely Herawati mengatakan, pembenahan perpustakaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang baca yang nyaman dan menarik bagi siswa. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melakukan studi tiru ke SMP Salafiyah sebagai referensi pengelolaan perpustakaan.
"Kami melakukan studi tiru ke SMP Salafiyah. Alhamdulillah setelah itu teman-teman langsung bergerak sehingga perpustakaan menjadi lebih bergairah untuk dikunjungi anak-anak," katanya.
Selain pembenahan fasilitas, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan.
"Kami memberikan apresiasi kepada anak didik yang aktif di perpustakaan, bukan hanya sekadar berkunjung tetapi juga membaca. Harapannya, dengan adanya reward mereka semakin semangat berliterasi," tandasnya.
Sekolah juga berupaya menambah koleksi buku fiksi yang nantinya akan ditempatkan di pojok baca setiap kelas guna semakin menarik minat baca peserta didik. Berbagai program literasi turut dikembangkan, di antaranya pemanfaatan waktu luang di perpustakaan untuk membaca, membuat mading, hingga menghasilkan karya yang dapat dipamerkan.
Salah seorang siswi, Nala Abelta mengaku merasakan perubahan suasana perpustakaan yang kini lebih tertata dan nyaman.
"Alhamdulillah perpustakaan SMPN 11 Pekalongan sekarang sudah lebih tertata, lebih rapi, dan lebih nyaman untuk teman-teman membaca. Koleksi bukunya juga banyak, lengkap, dan menarik untuk dibaca," tuturnya.
Melalui berbagai pembenahan tersebut, SMPN 11 Pekalongan berharap perpustakaan dapat menjadi pusat literasi yang mampu menumbuhkan budaya membaca, kreativitas, dan semangat belajar di kalangan peserta didik.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan – SMP Negeri 11 Pekalongan terus memperkuat budaya literasi melalui pembenahan perpustakaan sekolah. Penataan ruang yang lebih nyaman, program literasi, hingga pemberian penghargaan bagi siswa menjadi upaya sekolah untuk meningkatkan minat baca peserta didik.
Kepala SMPN 11 Pekalongan, Nurlaely Herawati mengatakan, pembenahan perpustakaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang baca yang nyaman dan menarik bagi siswa. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melakukan studi tiru ke SMP Salafiyah sebagai referensi pengelolaan perpustakaan.
"Kami melakukan studi tiru ke SMP Salafiyah. Alhamdulillah setelah itu teman-teman langsung bergerak sehingga perpustakaan menjadi lebih bergairah untuk dikunjungi anak-anak," katanya.
Selain pembenahan fasilitas, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif memanfaatkan perpustakaan.
"Kami memberikan apresiasi kepada anak didik yang aktif di perpustakaan, bukan hanya sekadar berkunjung tetapi juga membaca. Harapannya, dengan adanya reward mereka semakin semangat berliterasi," tandasnya.
Sekolah juga berupaya menambah koleksi buku fiksi yang nantinya akan ditempatkan di pojok baca setiap kelas guna semakin menarik minat baca peserta didik. Berbagai program literasi turut dikembangkan, di antaranya pemanfaatan waktu luang di perpustakaan untuk membaca, membuat mading, hingga menghasilkan karya yang dapat dipamerkan.
Salah seorang siswi, Nala Abelta mengaku merasakan perubahan suasana perpustakaan yang kini lebih tertata dan nyaman.
"Alhamdulillah perpustakaan SMPN 11 Pekalongan sekarang sudah lebih tertata, lebih rapi, dan lebih nyaman untuk teman-teman membaca. Koleksi bukunya juga banyak, lengkap, dan menarik untuk dibaca," tuturnya.
Melalui berbagai pembenahan tersebut, SMPN 11 Pekalongan berharap perpustakaan dapat menjadi pusat literasi yang mampu menumbuhkan budaya membaca, kreativitas, dan semangat belajar di kalangan peserta didik.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF