Perluasan Labkesda Perkuat Layanan Kesehatan

Perluasan Labkesda Perkuat Layanan Kesehatan
Kota Pekalongan – Masyarakat Kota Pekalongan kini semakin mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan berkualitas seiring rampungnya perluasan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Penambahan Gedung B dan Gedung C memperkuat kapasitas pelayanan sekaligus menjadikan Labkesda Kota Pekalongan memenuhi standar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tingkat 2 sebagai laboratorium rujukan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti mengatakan, pembangunan Gedung B dan Gedung C telah selesai pada Juni 2026 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan. Gedung C kini telah dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan laboratorium dan kegiatan kesehatan masyarakat, sedangkan Gedung B dipersiapkan sebagai pusat pelayanan medical check up (MCU) setelah dilengkapi peralatan kesehatan.
"Alhamdulillah pembangunan Gedung B dan Gedung C sudah selesai. Gedung C sudah bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan, sementara layanan MCU di Gedung B masih menunggu pengadaan alat kesehatan yang kami usulkan melalui Kementerian Kesehatan," ujarnya.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, Labkesda kini menghadirkan berbagai layanan, mulai dari laboratorium klinik, laboratorium kimia dan mikrobiologi lingkungan, laboratorium biomolekuler, pemeriksaan narkoba, layanan Triple Eliminasi (HIV, sifilis, dan hepatitis B), hingga pelayanan Prolanis bagi penyandang diabetes melitus dan hipertensi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Selain itu, Labkesda Kota Pekalongan juga telah mengantongi akreditasi Paripurna sejak 2024. Dengan terpenuhinya standar Labkesmas Tingkat 2, pihaknya optimistis kualitas pelayanan kesehatan masyarakat akan terus meningkat sekaligus menjadi langkah menuju pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Labkesda.
Tingginya pemanfaatan layanan turut tercermin dari capaian pendapatan Labkesda. Hingga Juni 2026, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar 62,2 persen dari target tahunan sebesar Rp460 juta atau sekitar Rp60 juta, melampaui target semester pertama sebesar Rp54 juta.
"Antusiasme masyarakat sangat baik. Banyak yang memanfaatkan layanan Labkesda untuk pemeriksaan laboratorium kimia, pengujian air maupun sampel makanan. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kami terus meningkat," tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan – Masyarakat Kota Pekalongan kini semakin mudah mengakses layanan pemeriksaan kesehatan yang lengkap dan berkualitas seiring rampungnya perluasan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Penambahan Gedung B dan Gedung C memperkuat kapasitas pelayanan sekaligus menjadikan Labkesda Kota Pekalongan memenuhi standar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tingkat 2 sebagai laboratorium rujukan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti mengatakan, pembangunan Gedung B dan Gedung C telah selesai pada Juni 2026 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kementerian Kesehatan. Gedung C kini telah dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan laboratorium dan kegiatan kesehatan masyarakat, sedangkan Gedung B dipersiapkan sebagai pusat pelayanan medical check up (MCU) setelah dilengkapi peralatan kesehatan.
"Alhamdulillah pembangunan Gedung B dan Gedung C sudah selesai. Gedung C sudah bisa dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan, sementara layanan MCU di Gedung B masih menunggu pengadaan alat kesehatan yang kami usulkan melalui Kementerian Kesehatan," ujarnya.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, Labkesda kini menghadirkan berbagai layanan, mulai dari laboratorium klinik, laboratorium kimia dan mikrobiologi lingkungan, laboratorium biomolekuler, pemeriksaan narkoba, layanan Triple Eliminasi (HIV, sifilis, dan hepatitis B), hingga pelayanan Prolanis bagi penyandang diabetes melitus dan hipertensi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Selain itu, Labkesda Kota Pekalongan juga telah mengantongi akreditasi Paripurna sejak 2024. Dengan terpenuhinya standar Labkesmas Tingkat 2, pihaknya optimistis kualitas pelayanan kesehatan masyarakat akan terus meningkat sekaligus menjadi langkah menuju pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Labkesda.
Tingginya pemanfaatan layanan turut tercermin dari capaian pendapatan Labkesda. Hingga Juni 2026, realisasi pendapatan telah mencapai sekitar 62,2 persen dari target tahunan sebesar Rp460 juta atau sekitar Rp60 juta, melampaui target semester pertama sebesar Rp54 juta.
"Antusiasme masyarakat sangat baik. Banyak yang memanfaatkan layanan Labkesda untuk pemeriksaan laboratorium kimia, pengujian air maupun sampel makanan. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kami terus meningkat," tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF