Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkot-Dekopinda Hadirkan Beragam Aksi Sosial Masyarakat

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkot-Dekopinda Hadirkan Beragam Aksi Sosial Masyarakat
Kota Pekalongan – Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kota Pekalongan diwujudkan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (Dindagkop-UKM) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi agenda seremonial, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menegaskan peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Berbagai kegiatan digelar dalam peringatan tersebut, mulai dari bakti sosial berupa santunan anak yatim, pasar murah, donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Pekalongan, hingga layanan cek kesehatan gratis yang didukung RS H.A. Zaky Djunaid, berlangsung di Kantor Dekopinda setempat, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian gerakan koperasi sekaligus upaya mendekatkan koperasi kepada masyarakat.
Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Wismo Adityo mengatakan, peringatan Hari Koperasi tahun ini sengaja diarahkan agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini tidak hanya sebuah seremoni, tetapi lebih banyak kegiatan yang bersifat kemasyarakatan. Harapannya, dengan bertambahnya usia koperasi, koperasi semakin dekat dengan masyarakat dan semakin menguatkan perannya sebagai sokoguru perekonomian bangsa," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Koperasi ke-79, Eko Budi Santoso menjelaskan, rangkaian peringatan telah dimulai sejak 11 Juli 2026 dengan ziarah ke makam sejumlah tokoh koperasi di Kota Pekalongan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pelopor gerakan koperasi. Kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran bersama dan partisipasi dalam puncak peringatan Hari Koperasi tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Sebagai puncak kegiatan di Kota Pekalongan, panitia juga menggelar bakti sosial di empat Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) serta pasar murah yang menyediakan sekitar 300 paket sembako bersubsidi. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 4 bungkus mi instan, dan 1 kilogram gula dengan nilai sekitar Rp120 ribu, yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp100 ribu berkat dukungan gerakan koperasi bersama Dindagkop-UKM Kota Pekalongan.
Dirinya berharap peringatan Hari Koperasi ke-79 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
"Semoga koperasi semakin dikenal, dicintai masyarakat, dan terus menjadi kekuatan dalam membangun perekonomian Indonesia. Koperasi berjaya demi Indonesia yang semakin maju," pungkasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan – Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Kota Pekalongan diwujudkan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (Dindagkop-UKM) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi agenda seremonial, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menegaskan peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.
Berbagai kegiatan digelar dalam peringatan tersebut, mulai dari bakti sosial berupa santunan anak yatim, pasar murah, donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Pekalongan, hingga layanan cek kesehatan gratis yang didukung RS H.A. Zaky Djunaid, berlangsung di Kantor Dekopinda setempat, Selasa (28/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian gerakan koperasi sekaligus upaya mendekatkan koperasi kepada masyarakat.
Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Wismo Adityo mengatakan, peringatan Hari Koperasi tahun ini sengaja diarahkan agar tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini tidak hanya sebuah seremoni, tetapi lebih banyak kegiatan yang bersifat kemasyarakatan. Harapannya, dengan bertambahnya usia koperasi, koperasi semakin dekat dengan masyarakat dan semakin menguatkan perannya sebagai sokoguru perekonomian bangsa," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Koperasi ke-79, Eko Budi Santoso menjelaskan, rangkaian peringatan telah dimulai sejak 11 Juli 2026 dengan ziarah ke makam sejumlah tokoh koperasi di Kota Pekalongan sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pelopor gerakan koperasi. Kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran bersama dan partisipasi dalam puncak peringatan Hari Koperasi tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Sebagai puncak kegiatan di Kota Pekalongan, panitia juga menggelar bakti sosial di empat Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) serta pasar murah yang menyediakan sekitar 300 paket sembako bersubsidi. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 4 bungkus mi instan, dan 1 kilogram gula dengan nilai sekitar Rp120 ribu, yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp100 ribu berkat dukungan gerakan koperasi bersama Dindagkop-UKM Kota Pekalongan.
Dirinya berharap peringatan Hari Koperasi ke-79 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
"Semoga koperasi semakin dikenal, dicintai masyarakat, dan terus menjadi kekuatan dalam membangun perekonomian Indonesia. Koperasi berjaya demi Indonesia yang semakin maju," pungkasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF