Peringati Hari Ibu, Para Ibu Dibekali Wasbang

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekalongan dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pekalongan menghelat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bagi Perempuan dalam Rangka Memperingati Hari Ibu Tahun 2023 di Ruang Jlamprang Setda, Senin (18/12/2023). 

Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan terima kasih kepada Badan Kesbangpol Kota Pekalongan yang mengajak para ibu, anggota PKK, dan Dharma Wanita Persatuan Kota Pekalongan untuk sama-sama belajar kembali mengenai wawasan kebangsaan. "Kegiatan ini dapat menambah wawasan dan penguatan karakter bagi kaum perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi kemajuan serta keberlangsungan peranan wanita dalam pembangunan di Kota Pekalongan," tutur Inggit. 

Terkait kondisi saat ini yang sudah memasuki tahun politik tentu harus kita sikapi dengan arif dan bijaksana, jangan sampai agenda politik dapat memecah belah kerukunan hidup dalam bermasyarakat. "Fenomena menunjukkan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditandai terutama oleh kemerosotan akhlak dan degradasi wawasan kebangsaan. Maka, sosialisasi wawasan kebangsaan pada hari ini menjadi salah satu elemen penting dalam rangka menggelorakan kembali nilai-nilai jati diri bangsa yang mulai meredup," kata Inggit.

Menurut Inggit, kegiatan ini seharusnya didukung penuh semua kalangan masyarakat, termasuk di dalamnya adalah kaum perempuan. Bangsa kita mengenal empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika, yang sudah menjadi kesepakatan bersama. "Pilar ini menjadi tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang ini rapuh maka bangunan akan mudah roboh," tandas Inggit. 

Inggit berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat Kota Pekalongan mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara, serta 4 pilar kebangsaan yang bertujuan supaya membangkitkan kesadaran masyarakat Kota Pekalongan dengan menghargai pluralisme bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Mari kita sambut agenda politik bangsa kita dengan penuh keceriaan, penuh kehangatan, dan penuh rasa persaudaraan. Mari kita tunjukkan bahwa Kota Pekalongan mampu menjadi barometer dalam perwujudan Pemilu yang aman, damai, dan sejuk," tutup Inggit.