Peringati Hari Batik Nasional, Pemkot Pekalongan Gelar Pekan Batik Nusantara 2026

Peringati Hari Batik Nasional, Pemkot Pekalongan Gelar Pekan Batik Nusantara 2026

Kota Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 3 Oktober, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) kembali menyelenggarakan agenda tahunan Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026.

Perhelatan berskala nasional ini berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Oktober 2026, dipusatkan di Alun-Alun Kota Pekalongan.

Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Wismo Adityo mengajak seluruh lapisan masyarakat, kawan-kawan komunitas, hingga para wisatawan untuk hadir menyemarakkan gelaran kebudayaan dan ekonomi kreatif ini.

"Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Pemkot Pekalongan kembali menyelenggarakan Pekan Batik Nusantara 2026. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir di Alun-Alun Kota Pekalongan mulai 14 hingga 18 Oktober 2026," ujarnya.

Pekan Batik Nusantara 2026 dirancang sebagai wadah terpadu yang memadukan pameran budaya, penguatan UMKM, serta peningkatan kapasitas SDM masyarakat. Berbagai kegiatan menarik yang siap menyambut para pengunjung antara lain Pameran Batik Nusantara menampilkan aneka ragam koleksi batik kekinian dan batik khas dari berbagai daerah, Bazar UMKM, peningkatan kapasitas & workshop, dan lainnya.

Selain mendorong roda perekonomian daerah, agenda ini berfokus memperkuat identitas budaya bangsa. Kepala Dindagkop-UKM menegaskan bahwa mengenakan batik adalah bentuk kebanggaan nasional yang patut terus dilestarikan oleh generasi muda.

"Jangan pernah takut untuk berbatik, karena batik itu bagian dari identitas dan budaya Indonesia. Berani berbatik itu keren! Mari datang dan ramaikan Pekan Batik Nusantara 2026, jangan sampai ketinggalan," tambahnya.

Masyarakati dihimbau untuk datang bersama keluarga, rekan, dan kerabat guna mendukung kemajuan UMKM lokal sekaligus merayakan kebanggaan warisan budaya Indonesia.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)