Peringatan HUT ke-80 PMI, Momentum Perkuat Semangat Kemanusiaan

Kota Pekalongan – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di kawasan taman wisata laut Pantai Pasir Kencana, Rabu (17/9/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan rangkaian acara apel, penyerahan penghargaan, serta simulasi penyelamatan di laut.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid yang hadir memimpin apel tersebut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah PMI yang telah mencapai usia 80 tahun. Menurutnya, PMI memiliki peran vital tidak hanya dalam urusan donor darah dan transfusi, tetapi juga di berbagai bidang kemanusiaan, khususnya penanganan kebencanaan.
“Alhamdulillah, ada peringatan hari ini, ternyata PMI usianya sudah 80 tahun. Saya lihat langsung betapa luas tugas PMI, bukan hanya donor dan transfusi darah, tetapi juga selalu siap di lapangan, terutama saat bencana. PMI membutuhkan banyak sekali peralatan seperti gergaji mesin untuk pohon tumbang, perlengkapan penanganan cedera, dan lainnya. Yang membanggakan, relawannya pun semakin banyak, termasuk dari kalangan pelajar. Hari ini bahkan ada praktek penyelamatan di laut. Insyaallah semua berjalan lancar," terangnya.
Wali Kota Aaf mengungkapkan bahwa pada tahun ini gedung baru UDD PMI sudah 70 persen rampung, ia berharap hal ini bisa menambah semangat serta kinerja lebih baik lagi.
Aaf juga memberikan apresiasi sebab pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi besar terhadap PMI. Penghargaan diberikan kepada berbagai instansi, relawan, hingga pelajar yang aktif mendukung kegiatan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Pekalongan, Dwi Arie Putranto, menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 kali ini dilaksanakan secara sederhana. Hal itu sebagai bentuk keprihatinan bersama setelah kerusuhan yang sempat terjadi di Kota Pekalongan pada 30 Agustus lalu.
“Hari ini kita memperingati HUT PMI ke-80 dengan sederhana. Namun yang paling penting, kita tetap melaksanakan apel dan memberikan edukasi. Ada bimbingan teknis penanganan kecelakaan air atau water rescue yang kami laksanakan bersama Polairud. Pesertanya adalah 50 mahasiswa KSR yang sebelumnya sudah mendapat pelatihan di Kolam Renang Nirwana dan hari ini dilanjutkan dengan praktek langsung di Pantai Pasir Kencana,” jelasnya.
Selain itu, dalam momentum ini juga diberikan penghargaan kepada institusi, relawan KSR, serta masyarakat yang telah aktif membantu PMI. PMI juga menyalurkan bantuan berupa kursi roda untuk warga yang membutuhkan.
Ia menambahkan, keberadaan gedung baru Unit Donor Darah (UDD) PMI yang saat ini tengah dibangun diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme pelayanan.
“Kami berharap PMI semakin profesional, baik dalam melayani kebutuhan darah maupun dalam penanganan kebencanaan. Dengan adanya gedung UDD baru, layanan donor darah dapat semakin optimal dan penanganan kebencanaan bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” tukasnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF