Penguatan Mutu Pendidikan, Ma’had Islam Gelar Sertifikasi Kompetensi Guru

Penguatan Mutu Pendidikan, Ma’had Islam Gelar Sertifikasi Kompetensi Guru

Kota Pekalongan — Yayasan Ma’had Islam Kota Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyelenggarakan kegiatan Sertifikasi Uji Kompetensi Guru Kemahadan. Kegiatan ini secara khusus diperuntukkan bagi para pengajar mata pelajaran unggulan yayasan, yakni Bahasa Arab, Al-Qur’an, dan Diyanah, yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Ketua Bidang Pendidikan Ma’had Islam, Drs. Abdur Rozak, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab yayasan dalam menjaga mutu pembelajaran sekaligus mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab yayasan untuk melahirkan lulusan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mempertahankan kualitas pembelajaran di lingkungan Ma’had Islam,” jelasnya.

Uji kompetensi ini dirancang secara komprehensif dengan mengacu pada empat aspek utama, yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru tidak hanya unggul dalam penguasaan materi, tetapi juga dalam metode pengajaran serta interaksi sosial di lingkungan pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 7, 8, 13, dan 14 April 2026. Rangkaian uji kompetensi meliputi beberapa tahapan, di antaranya tes tertulis, wawancara, serta praktik mengajar (unjuk ajar) di dalam kelas. Uji kompetensi ini diikuti sebanyak 23 guru.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini merupakan langkah awal dari upaya berkelanjutan yayasan dalam pengembangan kualitas tenaga pendidik.

“Ini adalah langkah awal. Ke depan akan ada langkah-langkah lanjutan untuk terus meningkatkan kompetensi guru. Harapannya, para guru mampu memberikan layanan pendidikan yang optimal serta melakukan transfer ilmu dengan pembelajaran yang inovatif, tanpa meninggalkan ciri khas keunggulan Ma’had Islam, yaitu Bahasa Arab,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Ma’had Islam optimis dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berdaya saing, serta konsisten dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kualitas akademik.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)