Pengelolaan Keuangan Bijak Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga

Pengelolaan Keuangan Bijak Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi Keluarga
Kota Pekalongan – Penguatan literasi keuangan keluarga menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat. Melalui Sosialisasi Program Perencanaan Manajemen Pengelolaan Keuangan Keluarga Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan mendorong para kader dan keluarga untuk semakin cerdas, bijak, dan terencana dalam mengelola keuangan rumah tangga, berlangsung di Kantor TP PKK setempat, Kamis (11/6/2026).
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan bahwa pengelolaan keuangan keluarga yang baik merupakan kunci dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi rumah tangga. Melalui perencanaan yang tepat, keluarga dapat mengelola pemasukan dan pengeluaran secara seimbang, menyiapkan tabungan, investasi, serta mengantisipasi berbagai kebutuhan di masa depan.
Ia mengungkapkan bahwa rendahnya literasi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak keluarga. Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan maraknya godaan konsumtif dan berbagai risiko keuangan di era digital, seperti investasi ilegal, judi online, dan pinjaman online.
“Keluarga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar terhindar dari berbagai persoalan ekonomi sekaligus mampu mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia melihat kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga. Lewat literasi keuangan yang baik, para ibu diharapkan mampu menjadi pengelola keuangan keluarga yang cerdas, menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, serta mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera dan mandiri.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea/saip)
Kota Pekalongan – Penguatan literasi keuangan keluarga menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat. Melalui Sosialisasi Program Perencanaan Manajemen Pengelolaan Keuangan Keluarga Tahun 2026, Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan mendorong para kader dan keluarga untuk semakin cerdas, bijak, dan terencana dalam mengelola keuangan rumah tangga, berlangsung di Kantor TP PKK setempat, Kamis (11/6/2026).
Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengatakan bahwa pengelolaan keuangan keluarga yang baik merupakan kunci dalam mewujudkan kesejahteraan dan ketahanan ekonomi rumah tangga. Melalui perencanaan yang tepat, keluarga dapat mengelola pemasukan dan pengeluaran secara seimbang, menyiapkan tabungan, investasi, serta mengantisipasi berbagai kebutuhan di masa depan.
Ia mengungkapkan bahwa rendahnya literasi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak keluarga. Kondisi tersebut semakin diperkuat dengan maraknya godaan konsumtif dan berbagai risiko keuangan di era digital, seperti investasi ilegal, judi online, dan pinjaman online.
“Keluarga perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar terhindar dari berbagai persoalan ekonomi sekaligus mampu mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia melihat kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan keluarga. Lewat literasi keuangan yang baik, para ibu diharapkan mampu menjadi pengelola keuangan keluarga yang cerdas, menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga, serta mendukung terwujudnya keluarga yang sejahtera dan mandiri.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea/saip)
PRINT +
DOWNLOAD PDF