Pendataan Survei Ekonomi Kota Pekalongan Terus Digenjot

Pendataan Survei Ekonomi Kota Pekalongan Terus Digenjot
Kota Pekalongan – Pendataan Survei Ekonomi (SE) Tahun 2026 di Kota Pekalongan terus digenjot guna mencapai target yang telah ditetapkan. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti saat mendampingi Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said meninjau pelaksanaan Survei Ekonomi di Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur, Senin siang (29/6/2026).
Hayu mengungkapkan, pelaksanaan survei sejauh ini berjalan lancar. Hingga saat ini, data yang telah disubmit petugas mencapai sekitar 16 persen, sementara data yang masih dalam bentuk draf berkisar 18–19 persen. Ia optimistis target pendataan hingga 31 Agustus 2026 dapat tercapai.
“Kami berharap kendala-kendala yang ditemui di lapangan dapat didiskusikan bersama sehingga bisa segera dicarikan solusi. Teman-teman organik juga siap membantu petugas lapangan agar proses pendataan berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said mengatakan kunjungannya bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendataan serta memberikan motivasi kepada para petugas yang telah bekerja selama hampir dua minggu terakhir.
Menurutnya, capaian pendataan Kota Pekalongan relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Kondisi tersebut menunjukkan koordinasi yang baik serta penerimaan masyarakat yang positif terhadap pelaksanaan Survei Ekonomi 2026.
“Kalau dilihat dari capaian pendataannya, Kota Pekalongan relatif lebih bagus dibanding beberapa daerah lain. Saya optimistis pendataan Survei Ekonomi di Kota Pekalongan dapat berjalan sukses,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Pendataan Survei Ekonomi (SE) Tahun 2026 di Kota Pekalongan terus digenjot guna mencapai target yang telah ditetapkan. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti saat mendampingi Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said meninjau pelaksanaan Survei Ekonomi di Kelurahan Kalibaros, Kecamatan Pekalongan Timur, Senin siang (29/6/2026).
Hayu mengungkapkan, pelaksanaan survei sejauh ini berjalan lancar. Hingga saat ini, data yang telah disubmit petugas mencapai sekitar 16 persen, sementara data yang masih dalam bentuk draf berkisar 18–19 persen. Ia optimistis target pendataan hingga 31 Agustus 2026 dapat tercapai.
“Kami berharap kendala-kendala yang ditemui di lapangan dapat didiskusikan bersama sehingga bisa segera dicarikan solusi. Teman-teman organik juga siap membantu petugas lapangan agar proses pendataan berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said mengatakan kunjungannya bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pendataan serta memberikan motivasi kepada para petugas yang telah bekerja selama hampir dua minggu terakhir.
Menurutnya, capaian pendataan Kota Pekalongan relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Kondisi tersebut menunjukkan koordinasi yang baik serta penerimaan masyarakat yang positif terhadap pelaksanaan Survei Ekonomi 2026.
“Kalau dilihat dari capaian pendataannya, Kota Pekalongan relatif lebih bagus dibanding beberapa daerah lain. Saya optimistis pendataan Survei Ekonomi di Kota Pekalongan dapat berjalan sukses,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF