Penarikan Kembali Mahasiswa, Pemkot Terus Gandeng Mahasiswa dan Perguruan Tinggi Dorong PIS-PK

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, SE menarik kembali Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan (Unikal) yang telah menjalankan Praktik Belajar Lapangan (PBL) Angkatan II kepada Raktor Unikal, Suryani SH MHum sekaligus membuka kegiatan Public Health Expo yang digelar di Halaman Gedung E Kampus Unikal setempat, Kamis (14/11/2019).
 
Para mahasiswa tersebut telah diterjunkan langsung ke lapangan selama satu bulan untuk ikut melakukan pendataan dan membantu pencapaian target indikator Program Indonesia Sehat Berbasis Pendekatan Keluarga (PIS-PK) ke sejumlah puskesmas yang ada di beberapa kelurahan di Kota Pekalongan dengan tingkat capaiannya masih rendah.
 
Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas pengabdian dan kerjasama Unikal yang telah membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Pekalongan khususnya dalam menangani permasalahan kesehatan dengan terjun langsung ke lapangan.
 
“Atas nama Pemerintah saya apresiasi dan terimakasih yang luar biasa atas gerakan dari para mahasiswa yang telah terjun ke masyarakat langsung melalui kegiatan Praktek Belajar Lapangan (PBL), bersinergi dengan pemerintah untuk mengatasi berbagai permasalahan di kota batik ini,” ungkap Saelany.
 
Menurut Saelany, mahasiswa dan perguruan tinggi perlu dilibatkan untuk terus peduli terhadap lingkungan sekitar termasuk persoalan kebersihan sungai, isu kesehatan seperti penanganan stunting, pendampingan ibu hamil hingga bayinya lahir, dan isu-isu strategis lainnya.
 
“Saya menitip pesan kepada para mahasiswa dan perguruan tinggi termasuk Unikal ini untuk terus melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka membantu program,-programpemerintah mengatasi persoalan-persoalan kesehatan termasuk stunting, seperti yang diprogramkan Gubernur Jawa Tengah “ nginceng wong meteng, dan memberantas narkoba,” tutur Saelany.
 
Sementara itu, Rektor Unikal, Suryani S.H., M.Hum mengatakan bahwa PBL yang rutin diadakan di Unikal ini merupakan salah satu cara mahasiswa untuk belajar secara langsung agar lebih memahami secara persis permasalahan yang ada di masyarakat untuk kemudian dapat menemukan solusi atas permasalahan tersebut. Suryani berharap para mahasiswa dapat berkontribusi kepada pembangunan Kota Pekalongan.
 
“Ini adalah sebuah aksi nyata dari kampus kami untuk Kota Pekalongan dalam promotive kesehatan sebagai upaya membentuk kesadaran masyarakat untuk hidup sehat. Kalau masyarakatnya sudah sehat apa yang diinstruksikan Pemerintah akan dapat terwujud dan permasalahan tadi akan segera teratasi,” tegas Suryani.
 
Ditambahkan Suryani, PBL ke depan para mahasiswa akan dikerahkan untuk mendampingi para ibu hamil hingga melahirkan untuk mewujudkan ibu dan bayi yang sehat dan lahir dengan selamat.
 
“Kemudian yang ditindaklanjuti dengan kuliah kerja peduli lingkungan secara massal dalam rangka membentuk masyarakat yang sadar kesehatan lingkungan, sehingga lingkungan kota ini akan bersih, sehat dan menjadi percontohan untuk daerah lain,” pungkas Suryani.
 
Dalam kegiatan penarikan kembali mahasiswa tersebut juga diisi dengan expo aneka hasil kreasi para mahasiswa selama PBL di masing-masing kelurahan yang ada di Kota Pekalongan, senam sehat sehati, santap sehat burjo, kunjungan stand expo, aneka perlombaan seperti lomba tumpeng, lomba CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun), lomba pemilihan Duta Anti Rokok, Lomba Duta PUP