Pemkot-Forkopimda Siapkan Pengamanan Nataru

Guna menciptakan suasana yang kondusif saat perayaan natal dan tahun baru (Nataru), Pemerintah Kota Pekalongan (Pemkot) melalui Satpol-P3KP sinergi dengan Forkopimda menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk melakukan pengamanan berlangsung di ruang Buketan, Kantor Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Rabu (20/12/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid, Wakil Walikota Pekalongan, Salahudin, kepala Satpol-P3KP, Sriyana, perwakilan Forkompinda serta kepala OPD terkait antara lain Dishub, DPUPR, camat serta lainnya. Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf menuturkan bahwa persiapan Nataru walaupun sudah menjadi kegiatan rutin, tetapi ada beberapa hal yang perlu diantisipasi terutama untuk kondusifitas maupun keamanan wilayah di daerah rawan terjadi keramaian maupun terjadi ketidakkondusifan.
“Alhamdulillah untuk acara natal, pos keamanan, persiapan gereja, bantuan personel baik dari TNI, Polri, Satpol P3KP, Dishub sudah kita siapkan, kemudian toleransi umat beragama luar biasa ada banser yang ikut mengawal, kokam juga mengawal, sudah kondusif di kota Pekalongan tapi apapun itu bukan menjadikan lalai atau abai, waspada terhadap ancaman yang ada potensi yang ada harus dilakukan,” tuturnya.
Terkait persiapan natal, disampaikan Mas Aaf Pemkot bersama forkopimda akan mengecek pada malam Natal (24/12) tentang kesiapan, keamanan guna meningkatkan potensi kewaspadaan. Lebih lanjut dirinya meminta Dishub untuk mengatur lalu lintas agar warga yang merayakan natal bisa khusyuk mengikuti acara keagamaan, selain itu keterkaitan dengan kondisi struktur ruas jalan ia meminta DPUPR untuk mengakomodir jalan-jalan rusak dan berlubang.
“Kebetulan Nataru ini bertepatan dengan libur sekolah secara mobilitas warga untuk arus mudik dan kegiatan lainnya akan lebih ramai, kemudian saya tekankan di beberapa wilayah yang kita prediksi seperti kawasan TWL, kawasan Jetayu, Alun-alun, Lapangan Mataram dan Monumen akan kita jaga. Lalu untuk perayaan malam tahun baru sangat berpotensi warga menikmati dengan minuman keras dimana bisa menjadikan masalah ini juga kita pantau,” sambungnya.
Sementara itu, Wawalkot Salahudin menuturkan bahwa agar masing-masing pemangku wilayah dapat memberitahukan supaya masyarakat dapat menjaga perilaku baik menghadapi Nataru ini.
“Jika masing-masing pemangku wilayah sudah mengedukasi warganya potensi ketidaktertiban dan tindakan tidak baik semakin kecil. Selain persiapan personil Dishub juga menyediakan peralatan cctv dan penerangan jalan umum kita pastikan semua dalam kondisi baik di masa penting mudah-mudahan tidak ada kendala,” tukasnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Walikota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid, Wakil Walikota Pekalongan, Salahudin, kepala Satpol-P3KP, Sriyana, perwakilan Forkompinda serta kepala OPD terkait antara lain Dishub, DPUPR, camat serta lainnya. Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf menuturkan bahwa persiapan Nataru walaupun sudah menjadi kegiatan rutin, tetapi ada beberapa hal yang perlu diantisipasi terutama untuk kondusifitas maupun keamanan wilayah di daerah rawan terjadi keramaian maupun terjadi ketidakkondusifan.
“Alhamdulillah untuk acara natal, pos keamanan, persiapan gereja, bantuan personel baik dari TNI, Polri, Satpol P3KP, Dishub sudah kita siapkan, kemudian toleransi umat beragama luar biasa ada banser yang ikut mengawal, kokam juga mengawal, sudah kondusif di kota Pekalongan tapi apapun itu bukan menjadikan lalai atau abai, waspada terhadap ancaman yang ada potensi yang ada harus dilakukan,” tuturnya.
Terkait persiapan natal, disampaikan Mas Aaf Pemkot bersama forkopimda akan mengecek pada malam Natal (24/12) tentang kesiapan, keamanan guna meningkatkan potensi kewaspadaan. Lebih lanjut dirinya meminta Dishub untuk mengatur lalu lintas agar warga yang merayakan natal bisa khusyuk mengikuti acara keagamaan, selain itu keterkaitan dengan kondisi struktur ruas jalan ia meminta DPUPR untuk mengakomodir jalan-jalan rusak dan berlubang.
“Kebetulan Nataru ini bertepatan dengan libur sekolah secara mobilitas warga untuk arus mudik dan kegiatan lainnya akan lebih ramai, kemudian saya tekankan di beberapa wilayah yang kita prediksi seperti kawasan TWL, kawasan Jetayu, Alun-alun, Lapangan Mataram dan Monumen akan kita jaga. Lalu untuk perayaan malam tahun baru sangat berpotensi warga menikmati dengan minuman keras dimana bisa menjadikan masalah ini juga kita pantau,” sambungnya.
Sementara itu, Wawalkot Salahudin menuturkan bahwa agar masing-masing pemangku wilayah dapat memberitahukan supaya masyarakat dapat menjaga perilaku baik menghadapi Nataru ini.
“Jika masing-masing pemangku wilayah sudah mengedukasi warganya potensi ketidaktertiban dan tindakan tidak baik semakin kecil. Selain persiapan personil Dishub juga menyediakan peralatan cctv dan penerangan jalan umum kita pastikan semua dalam kondisi baik di masa penting mudah-mudahan tidak ada kendala,” tukasnya.
PRINT +
DOWNLOAD PDF