Pemkot Resmikan Pengecoran Jalan di Perum Sub Inti Panjang Wetan

Kondisi jalan di Perumahan Sub Inti RW IX, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan kini sudah mulus. Warga tidak khawatir lagi, jalan yang menjadi salah satu akses berkegiatan terendam banjir dan rob. Pasalnya, Pemerintah Kota Pekalongan telah melakukan peningkatan jalan menggunakan dana kelurahan.
 
Setelah seratus persen rampung, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE didampingi Asisten Pemerintahan, Soesilo SH, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, Ir Budiyanto MPi dan Lurah Panjang Wetan, Sumardi SPd SH, meresmikan pengecoran jalan yang terletak di Perumahan Sub Inti RW IX, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (26/12/2019).
 
Peresmian yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE yang diberikan kepada perwakilan tokoh masyarakat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Camat Pekalongan Utara, Sri Karyati SSTP, para lurah yang ada di lingkup Kecamatan Utara, warga perumahan Sub Inti dan sekitarnya, serta para mahasiswa-mahasiswi KKN Peduli Lingkungan Universitas Pekalongan. Pada kesempatan tersebut, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE juga menyerahkan bantuan sosial kematian kepada ahli waris dan menyerahkan bantuan bak sampah kepada warga Perumahan Sub Inti RW IX, Panjang Wetan.
 
Usai meninjau pembangunan jalan di perumahan tersebut, Saelany menyampaikan apresiasi upaya Lurah Panjang Wetan dan warga setempat yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan pembangunan yang dikelola dengan dana kelurahan ini dengan sebaik-baiknya.
 
“Dana kelurahan yang digelontorkan pemerintah senilai Rp352 juta ini Alhamdulillah bisa digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan fisik maupun non fisik, jalan yang biasanya becek, tergenang banjir sekarang sudah bisa kering, mulus, dan bebas banjir,” ungkap Saelany.
 
Saelany juga meminta para warga setempat ikut turut serta mengawasi pembangunan di Kelurahan Panjang Wetan serta meningkatkan sikap gotong-royong untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan.
 
“Setelah jalan ini jadi kami menginginkan masyarakat juga ikut mengawasi dan terus bergotong-royong merawat lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan karena ini sudah ada perwal berikut sanksi-sanksinya bagi yang melanggar. Semoga pembangunan kelurahan baik fisik maupun non fisik dapat dimanfaatkan warga dengan baik sehingga perekonomian warga pun akan tumbuh,” terang Saelany.
 
Sementara itu, Lurah Panjang Wetan, Sumardi, SPd,SH menjelaskan sebelum dicor, Jalan di kawasan Perumahan Sub Inti RW IX ini kondisinya semula sering tergenang banjir rob hingga masuk ke rumah-rumah warga. Sehingga, pihaknya bersama warga mengusulkan untuk ditinggikan dan dicor setinggi 50 sentimeter dengan dana Rp105 juta.
 
“Kami sangat berterimakasih adanya bantuan dari pemerintah ini baik melalui dana LPM/BKM maupun dana kelurahan dan NUSP. Alhamdulillah masyarakat sangat senang telah mendapatkan fasilitas yang memadai,” tutur Sumardi.
 
Sumardi memaparkan pembangunan kelurahan Panjang Wetan ini khususnya di Perumahan Sub Inti RW IX terwujud dengan adanya kolaborasi dengan para mahasiswa-mahasiswi KKN dari Universitas Pekalongan yang menggalakkan KKN pemberdayaan masyarakat di bidang Peduli Lingkungan.
 
“Kami dibantu 10 mahasiswa-mahasiswi Unikal yang kami berdayakan untuk membantu memfasilitasi kegiatan-kegiatan pembangunan di perumahan ini dan mereka juga Alhamdulillah memberikan bantuan berupa tanaman dan bak sampah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, sehat, dan peduli akan kebersihan lingkungan,” tandas Sumardi.