Pemkot Pekalongan Tegaskan Komitmen Lanjutkan Universal Health Coverage

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Puji Winarti sebagai bentuk konsistensi pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan per 1 Januari 2026, capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pekalongan telah mencapai 99,53 persen atau sebanyak 314.775 jiwa dari total jumlah penduduk 316.276 jiwa. Kepesertaan tersebut mencakup berbagai segmen, mulai dari Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) APBN, PBI APBD, PBI Swasta, hingga peserta mandiri.
Puji menjelaskan bahwa tingginya capaian tersebut menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat. “Pemerintah Kota Pekalongan masih berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan tetap melanjutkan akses layanan kesehatan melalui UHC,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa Pemerintah Kota turut menanggung premi JKN bagi masyarakat yang belum terakomodasi dalam skema PBI pusat maupun swasta serta tidak mampu membayar secara mandiri. Saat ini, terdapat 23,48 persen penduduk yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah dengan besaran premi Rp37.800 per jiwa per bulan.
Pada tahun 2025, total anggaran yang dialokasikan Pemkot Pekalongan untuk pembayaran premi tersebut mencapai sekitar Rp30 miliar. Anggaran ini diperuntukkan bagi 74.274 jiwa yang tergolong keluarga tidak mampu dan membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan.
Dengan capaian tersebut, Pemkot Pekalongan berharap seluruh masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal tanpa terkendala biaya.
(Tim Liputan Dinkominfo/dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF