Pemkot Pekalongan Kembangkan Web Edukasi dan Pencegahan Penyakit Menular dan Tidak Menular

Kota Pekalongan - Dalam rangka pelaksanaan Riset Unggulan Daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) bekerjasama dengan Tim Peneliti dari STMIK Widya Pratama Kota Pekalongan akan mengembangkan sebuah web berisikan Pencegahan dan Edukasi Masyarakat untuk menangani Endemik Penyakit Menular dan Tidak Menular. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan FGD Laporan Akhir Riset Unggulan Daerah “ Pencegahan dan Edukasi Masyarakat dalam Penanganan Endemik Penyakit Menular berbasis Web untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kota Pekalongan”, bertempat di Ruang Kalijaga Setda Kota Pekalongan, Senin (3/12/2018).
FGD tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Kota Pekalongan yang diwakilkan oleh Kabid. Penelitian, Pengembangan dan Penyusunan Program pada Bappeda Kota Pekalongan, Ujianto Purwanto dan dihadiri oleh Kepala OPD terkait atau yang mewakili, Perwakilan Rumah Sakit, Penelaah dari Perguruan Tinggi di Kota Pekalongan dan Tim Peneliti RUD dari STMIK Widya Pratama.
Kabid. Penelitian, Pengembangan dan Penyusunan Program pada Bappeda Kota Pekalongan, Ujianto Purwanto yang membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa rencana pengembangan web Pencegahan dan Edukasi Masyarakat untuk menangani Endemik Penyakit Menular dan Tidak Menular perlu dikembangkan sebagai bentuk upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan.
“Kegiatan hari ini dalam rangka pelaksanaan riset unggulan daerah, Pemkot Pekalongan berencana akan mengembangkan sebuah web untuk memberikan informasi pencegahan dan edukasi masyarakat terkait endemik penyakit menular dan tidak menular mulai dari penyebab, cara pencegahan serta pemetaan lokasi yang nanti akan dipaparkan oleh Tim Peneliti RUD dari STMIK Widya Pratama. Oleh karena itu,kami mengundang OPD terkait guna memberikan masukan atau saran untuk pengembangan web tersebut. Web tersebut masih dalam bentuk local host, Nanti kedepan pengembangannya baiknya bagaimana,yang akan mengelola dari tupoksi mana masih kami akan bahas lebih lanjut nanti, kan sayang kalau sudah dibuat namun dibiarkan saja dan tidak ada yang mengelola web tersebut”, kata Ujianto.
Dalam kegiatan FGD tersebut mengundang narasumber dari Tim Peneliti RUD dari STMIK Widya Pratama Pekalongan yakni: Tri Agus Setiawan, Agus Ilyas dan Ari Putra Wibowo yang melakukan penelitian mengenai kajian tersebut.
Salah satu perwakilan dari Tim Peneliti RUD, Tri Agus Setiawan menuturkan penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kota Pekalongan yang memiliki iklim heterogen yang berpotensi lebih besar untuk persebaran berbagai jenis penyakit salah satu contohnya filariasis (kaki gajah).
“Web ini nantinya akan menyajikan informasi dan data-data yang dapat diakses mudah oleh masyarakat mengenai endemik penyakit menular maupun tidak menular, yang telah kami kembangkan di web ini sampai saat ini baru 3 jenis penyakit yang menjadi fokus kami yakni filariasis, diabetes dan DBD. Informasi penyakit tersebut bisa berupa image (gambar), video, ataupun informasi berbasis data yang dapat di download oleh masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu bingung lagi untuk mendapatkan informasi tersebut, ini juga sebagai bentuk upaya mendukung pengurangan pemakaian kertas (paperless) yang biasanya masyarakat mendapatkan informasi kesehatan tersebut melalui penggunaan brosur, pamflet, reklame, dan spanduk, sekarang bisa dengan mudah mengakses lewat web”, ujar Tri.
Tri menerangkan dalam web tersebut masyarakat bisa mengakses mengenai pengetahuan penyakit menular dan tidak menular, penyebab, cara penularan, pencegahan, pengobatannya, pemetaan lokasi Puskesmas sebaran penyakit tersebut yang diharapkan kedepan masyarakat bisa lebih sehat.
“ Kami tim peneliti RUD telah melakukan tahapan penelitian untuk pengembangan web tersebut meliputi survey dan pengumpulan data ke puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Pekalongan, pengolahan data, dan pengujian. Ini memang masih butuh revisi dan masukan dari peserta FGD yang hadir dalam hal ini Pemkot Pekalongan dan OPD terkait guna penyempurnaan web ini nantinya. Kami juga menginginkan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk membantu proses penyempurnaan web tersebut”, pungkasnya.
(Tim Komunikasi Publik Kota Pekalongan)
PRINT +
DOWNLOAD PDF