Pemkot Lakukan Pembinaan dan Evaluasi BUMD Kota Pekalongan

Kota Pekalongan - Plt Walikota Pekalongan, H Salahudin memberikan pembinaan dan evaluasi pada jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Pekalongan, berlangsung di Ruang Jawa Hokokai Setda Kota Pekalongan, Jumat (25/10/2024). Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh BUMD yang dikelola oleh Pemerintah Kota Pekalongan diantaranya jajaran Bank Pekalongan, Perumda Tirtayasa, BPR BKK, dan OPD terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Salahudin menekankan kepada jajaran BUMD Kota Pekalongan, bahwa yang disertakan modalnya Rp79 Milliar, dengan dividen yang dihasilkan sekitar Rp1,4 Milliar atau 2 persen. Angka tersebut lebih kecil dari deposito di bank umum yang setahun sebesar 3 persen.

"Kami harapkan ada tambahan fungsi atau hasil lain yaitu berupa kesejahteraan masyarakat. Jadi, masyarakat bisa mengakses permodalan yang dipenuhi dengan lebih mudah dan lebih murah. Tentu hal ini akan menjadi nilai tambah (plus) selain dari dividen yang dihasilkan,"ucapnya.

Salahudin berharap, BUMD Kota Pekalongan bisa terus berkolaborasi dengan CSR agar masyarakat bisa semakin terbantu dan merasakan manfaatnya. Selain itu, BUMD seperti Bank Pekalongan perlu mengkaji kembali terkait penamaannya jika menghendaki perluasan cabang di daerah sekitar Kota Pekalongan.

"Apakah namanya harus tetap memakai kata Pekalongan, sebab Kota Pekalongan hanya 4 kecamatan. Kalau hanya stagnan di Kota Pekalongan saja akan susah berkembangnya. Tapi, jika ingin berkembang di daerah sekitar seperti Pemalang, Kendal, Batang, kalau ada logonya Pekalongan itu merupakan barrier orang yang bukan Pekalongan untuk menjadi nasabah di bank tersebut. Nanti,perlu dikaji kembali supaya Bank Pekalongan bisa maju, selagi masih ada moment  untuk bertransformasi menjadi Bank Syariah,"pungkasnya. (Dian)