Pemkot Apresiasi Job Fair IWIMA, Perkuat Sinergi Perluas Kesempatan Kerja

Pemkot Apresiasi Job Fair IWIMA, Perkuat Sinergi Perluas Kesempatan Kerja
Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair 2026 yang digelar Institut Widya Pratama (IWIMA) sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Betty Dahfiani Dahlan usai membuka kegiatan tersebut, Kamis (16/7/2026) menyampaikan bahwa penyelenggaraan job fair oleh IWIMA menjadi kontribusi nyata dalam mendukung upaya penurunan angka pengangguran, terutama di tengah keterbatasan pelaksanaan kegiatan serupa oleh pemerintah daerah pada tahun ini.
"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair IWIMA. Kegiatan ini menjadi dukungan yang sangat baik dalam membuka akses kerja bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang hingga kini belum memperoleh kesempatan bekerja," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026 yang mengacu pada kondisi ketenagakerjaan tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka di Kota tercatat sebesar 4,83 persen atau setara dengan 9.124 penduduk usia kerja yang belum bekerja. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap perusahaan-perusahaan peserta dapat memberikan kesempatan kepada para pencari kerja sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.
Harapan tersebut sejalan dengan antusiasme para peserta yang memanfaatkan kesempatan untuk melamar pekerjaan secara langsung. Bella Amelia Safitri (23), yang untuk pertama kalinya mengikuti job fair, mengaku mengajukan lamaran ke Fifi Skincare dan PT Pegadaian.
Meski persaingan antar pencari kerja cukup tinggi, ia tetap optimistis. Menurutnya, persyaratan yang diminta perusahaan mudah dipahami sehingga memudahkan peserta dalam mengikuti proses rekrutmen.
"Persaingannya memang cukup banyak, tetapi saya tetap optimistis. Berkas yang harus disiapkan juga tidak sulit, sehingga kegiatan seperti ini menjadi peluang yang baik bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan," tutupnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
Kota Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair 2026 yang digelar Institut Widya Pratama (IWIMA) sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker), Betty Dahfiani Dahlan usai membuka kegiatan tersebut, Kamis (16/7/2026) menyampaikan bahwa penyelenggaraan job fair oleh IWIMA menjadi kontribusi nyata dalam mendukung upaya penurunan angka pengangguran, terutama di tengah keterbatasan pelaksanaan kegiatan serupa oleh pemerintah daerah pada tahun ini.
"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Job Fair IWIMA. Kegiatan ini menjadi dukungan yang sangat baik dalam membuka akses kerja bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang hingga kini belum memperoleh kesempatan bekerja," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2026 yang mengacu pada kondisi ketenagakerjaan tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka di Kota tercatat sebesar 4,83 persen atau setara dengan 9.124 penduduk usia kerja yang belum bekerja. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap perusahaan-perusahaan peserta dapat memberikan kesempatan kepada para pencari kerja sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.
Harapan tersebut sejalan dengan antusiasme para peserta yang memanfaatkan kesempatan untuk melamar pekerjaan secara langsung. Bella Amelia Safitri (23), yang untuk pertama kalinya mengikuti job fair, mengaku mengajukan lamaran ke Fifi Skincare dan PT Pegadaian.
Meski persaingan antar pencari kerja cukup tinggi, ia tetap optimistis. Menurutnya, persyaratan yang diminta perusahaan mudah dipahami sehingga memudahkan peserta dalam mengikuti proses rekrutmen.
"Persaingannya memang cukup banyak, tetapi saya tetap optimistis. Berkas yang harus disiapkan juga tidak sulit, sehingga kegiatan seperti ini menjadi peluang yang baik bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan," tutupnya.
(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)
PRINT +
DOWNLOAD PDF