Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai Hari Bakti Kemenimipas di Lapas Pekalongan

Kota Pekalongan – Peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan diisi dengan kegiatan sosial pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis bagi petugas dan warga binaan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/11/2025) ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Pekalongan bersama Dinas Kesehatan Kota Pekalongan dalam meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
 
Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, dr Ahmad Ismail, menyebut, sejak pagi, sekitar pukul 09.00 WIB, petugas dan warga binaan tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan. 
 
"Kami membagi dua titik layanan untuk memastikan proses berlangsung tertib dan efisien. Pemeriksaan untuk petugas dipusatkan di Aula Lapas, sementara layanan kesehatan bagi warga binaan dilaksanakan di Klinik Lapas yang telah dilengkapi fasilitas dasar pemeriksaan medis,"ucapnya.
 
dr Ismail menerangkan, berbagai jenis layanan kesehatan diberikan dalam kegiatan ini, di antaranya pengecekan berat badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan awal dilakukan oleh tenaga kesehatan Lapas Pekalongan sebelum peserta diarahkan berkonsultasi dengan dokter dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. 
 
"Pada sesi konsultasi tersebut, setiap peserta menerima arahan medis sekaligus pengobatan sesuai hasil pemeriksaan dan kondisi kesehatannya,"ungkapnya.
 
Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan bahwa, penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengedepankan aspek kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, baik petugas maupun warga binaan memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan berkualitas.
 
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran akan arti pentingnya pelayanan kesehatan baik kepada warga binaan maupun petugas,"jelas Kalapas Teguh.
 
Lanjutnya, dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini tentu akan lebih baik sebagai langkah awal pencegahan dan pengobatan apabila ditemukan indikasi penyakit tertentu. 
 
"Lebih tahu secara awal lebih baik daripada sudah jatuh sakit baru tahu, tentunya pengobatannya mungkin lebih sulit,” ujarnya.
 
Kalapas Teguh juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan yang telah mengerahkan tenaga medis serta fasilitas pendukung sehingga kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran. Pihaknya berharap kerja sama ini dapat terus diperkuat dan menjadi program rutin di masa mendatang.
 
Ia menilai, para peserta menyambut baik inisiatif ini karena dinilai membantu mereka mengetahui kondisi kesehatan secara menyeluruh, terutama bagi warga binaan yang membutuhkan pemantauan kesehatan berkala.
 
"Melalui kegiatan sosial ini, kami berkomitmen untuk tidak hanya memberikan pembinaan, tetapi juga pelayanan kesehatan yang layak, humanis, dan berkesinambungan. Program serupa direncanakan akan terus digelar secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas hidup seluruh insan pemasyarakatan,"tukasnya.
 
 
(Tim Liputan Kominfo/Dian)