Pemenuhan Hak Anak Jadi Prioritas, Dindik Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif

Pemenuhan Hak Anak Jadi Prioritas, Dindik Perkuat Layanan Pendidikan Inklusif

Kota Pekalongan – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pendidikan (Dindik) untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak, khususnya hak memperoleh pendidikan yang aman, nyaman, dan inklusif.  Berbagai upaya terus dilakukan agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mengakses layanan pendidikan.

Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri melalui Kepala Bidang PAUD dan PNF, Sherly Imanda Hidayah menuturkan, pemenuhan hak anak diwujudkan melalui dukungan terhadap program Wajib Belajar 13 Tahun. Pihaknya berupaya memastikan seluruh anak, termasuk anak usia dini dan penyandang disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

"Ke depan kami akan bekerja sama dengan posyandu untuk menjaring anak usia dini yang belum mendapatkan layanan PAUD. Begitu juga anak-anak disabilitas yang belum bersekolah akan terus kami pantau agar tetap bisa memperoleh haknya di bidang pendidikan," tuturnya.

Selain memperluas akses pendidikan, Pemkot Pekalongan juga memberikan berbagai dukungan bagi anak dari keluarga kurang mampu, salah satunya melalui bantuan seragam sekolah bagi siswa jenjang SD dan SMP. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan rasa nyaman sehingga anak-anak semakin bersemangat mengikuti pembelajaran.

Saat ini, Kota Pekalongan memiliki 266 lembaga PAUD yang menjadi bagian penting dalam memberikan layanan pendidikan usia dini. Seluruh satuan pendidikan juga didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Ia mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama yang memberikan perlindungan kepada anak. Orang tua diharapkan memenuhi hak-hak anak, memberikan kasih sayang, serta menghindarkan anak dari segala bentuk perundungan, termasuk yang terjadi di lingkungan rumah.

"Anak yang terlindungi adalah anak yang hebat. Karena itu, mari bersama-sama memberikan cinta kasih, rasa aman, dan memenuhi hak-hak mereka agar tumbuh menjadi generasi penerus yang berkualitas,"* tuturnya.

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Dindik Kota Pekalongan turut menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya peningkatan kapasitas guru, edukasi stimulasi tumbuh kembang anak dan penanganan kesulitan belajar bekerja sama dengan Rumah Sakit HA Djunaid, serta lomba melukis di atas kaos bersama Bunda PAUD. Dindik juga menginstruksikan satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP menggelar peringatan Hari Anak Nasional sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

(Tim Liputan Dinkominfo/Dea)