Pembentukan Direktorat Pendidikan Al-Irsyad Dinilai Jadi Lompatan Manajemen Pendidikan Modern

Pembentukan Direktorat Pendidikan Al-Irsyad Dinilai Jadi Lompatan Manajemen Pendidikan Modern

Kota Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan mengapresiasi pembentukan Direktorat Pendidikan Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah sebagai langkah strategis dalam membangun tata kelola pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan dari jenjang TK hingga SMA.

Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan, Isa Salim Attamimi mengatakan, pembentukan direktorat merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menjaga kesinambungan program pendidikan di seluruh unit pendidikan Al-Irsyad.

"Kami mencanangkan pembentukan direktorat untuk menjaga kesinambungan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA. Direktorat ini sangat penting agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah," katanya, pada kegiatan wisuda tahfidz dan pelepasan siswa, di Hotel Aston, Selasa (16/6).

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri menilai langkah tersebut sebagai lompatan manajemen pendidikan yang modern. Menurutnya, pengelolaan pendidikan yang terpusat akan memudahkan penyelarasan visi, misi, kurikulum, serta kekhasan Al-Irsyad di seluruh jenjang pendidikan.

"Gerakan pendidikan dari TK, SD, SMP hingga SMA harus seirama dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya direktorat, kurikulum nasional, kurikulum keagamaan, dan kekhasan Al-Irsyad dapat dikelola dengan baik, sekaligus menjamin keberlanjutan pola pendidikan antarsatuan pendidikan," tandasnya.

Ia menambahkan, langkah yang dilakukan Al-Irsyad dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya bahwa pendidikan harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Pembentukan Direktorat Pendidikan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Al-Irsyad serta melahirkan generasi yang unggul secara akademik, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan Kota Pekalongan.

(Tim Liputan Dinkominfo/dea)