Pembangunan Kalamo Kota Pekalongan Segera Dilelang

Kota Pekalongan - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan anggaran untuk Kota Pekalongan berupa pembangunan Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Setono yang lokasi tepatnya berada di Kawasan Exit Tol Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. Anggaran untuk membangun Kalamo yang disiapkan sekitar Rp 21,8 Miliar. Program Kalamo ini merupakan upaya pemerintah mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi modern dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pengusahaan perikanan modern yg dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan, Sugiyo menyebutkan, saat ini progress pembangunan Kalamo Setono Kota Pekalongan memasuki tahap pengadaan atau lelang. Rencana pelaksanaan lelang akan dilakukan pada Bulan November 2024.
"Sementara, pelaksanaan konstruksi akan dilaksanakan pada Bulan Januari 2025,"ucapnya.
Adapun lahan yang disiapkan untuk pembangunan Kalamo ini seluas 7,8 hektar. Pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono ini menjadi upaya pengembangan kawasan baru di daerah ini karena lokasinya yang strategis yaitu berada di dekat pintu keluar Tol Setono yang dapat menjadi jalur keluar dan masuk tol serta dilewati masyarakat baik dalam maupun luar kota.
Selain itu, pembangunan Kampung Nelayan Modern tersebut, kata dia, bisa membangun rangkaian tempat wisata di daerah ini. Kalamo Setono ini dibuat secara tematik untuk culinary. Dimana, hasil-hasil olahan tangkapan laut dari nelayan lokal bisa didisplay dan dijual sentra kuliner ini. Selain resto atau sentra kuliner, ada sejumlah fasilitas pendukung di dalam Kalamo Setono ini, diantaranya cold storage, VVIP room/working space, Balai Santripreneur, ATM Centre, Mushola, Outdoor Area dan Booth Container.
"Masyarakat atau pengunjung mau mencari makanan hasil olahan laut ya bisa datang ke Kalamo ini. Terlebih, lokasinya strategis dekat dengan Exit Tol Setono yang bisa dijangkau keluar masuk pemudik atau pelancong. Mudah-mudahan pembangunan Kalamo berjalan lancar dan bisa segera selesai,"pungkasnya. (Dian)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan, Sugiyo menyebutkan, saat ini progress pembangunan Kalamo Setono Kota Pekalongan memasuki tahap pengadaan atau lelang. Rencana pelaksanaan lelang akan dilakukan pada Bulan November 2024.
"Sementara, pelaksanaan konstruksi akan dilaksanakan pada Bulan Januari 2025,"ucapnya.
Adapun lahan yang disiapkan untuk pembangunan Kalamo ini seluas 7,8 hektar. Pembangunan Kampung Nelayan Modern Setono ini menjadi upaya pengembangan kawasan baru di daerah ini karena lokasinya yang strategis yaitu berada di dekat pintu keluar Tol Setono yang dapat menjadi jalur keluar dan masuk tol serta dilewati masyarakat baik dalam maupun luar kota.
Selain itu, pembangunan Kampung Nelayan Modern tersebut, kata dia, bisa membangun rangkaian tempat wisata di daerah ini. Kalamo Setono ini dibuat secara tematik untuk culinary. Dimana, hasil-hasil olahan tangkapan laut dari nelayan lokal bisa didisplay dan dijual sentra kuliner ini. Selain resto atau sentra kuliner, ada sejumlah fasilitas pendukung di dalam Kalamo Setono ini, diantaranya cold storage, VVIP room/working space, Balai Santripreneur, ATM Centre, Mushola, Outdoor Area dan Booth Container.
"Masyarakat atau pengunjung mau mencari makanan hasil olahan laut ya bisa datang ke Kalamo ini. Terlebih, lokasinya strategis dekat dengan Exit Tol Setono yang bisa dijangkau keluar masuk pemudik atau pelancong. Mudah-mudahan pembangunan Kalamo berjalan lancar dan bisa segera selesai,"pungkasnya. (Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF