Pecatur Muda Kota Pekalongan Sumbang Medali Perunggu di Kejurprov Jateng

Pecatur Muda Kota Pekalongan Sumbang Medali Perunggu di Kejurprov Jateng
Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pekalongan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Junior Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Bung Karno, Sukoharjo, selama 3 hari, Rabu-Jumat, 24–26 Juni 2026. Dari ajang yang diikuti 334 peserta dari 28 kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut, Kota Pekalongan sukses membawa pulang satu medali perunggu.
Ketua Percasi Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha, mengungkapkan rasa syukur atas capaian atlet binaannya. Medali perunggu berhasil diraih oleh Muhammad Arfa pada kategori Junior C Putra.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kontingen Percasi Kota Pekalongan dapat menyelesaikan Kejurprov Catur Jawa Tengah 2026 dengan baik dan berhasil membawa pulang satu medali perunggu. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Pekalongan sekaligus motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Jumat petang (26/6/2026).
Selain raihan medali perunggu dari Muhammad Arfa, atlet muda Kota Pekalongan lainnya, Asyifa Mala Putri Anugrah, juga menunjukkan penampilan membanggakan dengan berhasil meraih peringkat keempat pada kategori Junior D Putri. Capaian tersebut semakin memperlihatkan potensi besar atlet-atlet catur muda Kota Pekalongan dalam bersaing di tingkat provinsi.
Rangga menjelaskan, pada Kejurprov tahun ini Percasi Kota Pekalongan mengirimkan 16 atlet yang seluruhnya merupakan atlet binaan daerah. Meski persiapan pembinaan menjelang kejuaraan hanya berlangsung sekitar satu minggu, para atlet tetap mampu menunjukkan semangat juang dan daya saing yang baik di tingkat provinsi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pertandingan. Selain itu, dukungan dari Pemerintah Kota Pekalongan, KONI Kota Pekalongan, dan berbagai pihak lainnya dinilai turut berperan dalam keberhasilan kontingen.
Ke depan, ia berkomitmen untuk terus memperkuat program pembinaan atlet usia dini dan junior secara berkelanjutan.
"Dengan pembinaan yang lebih terarah dan dukungan semua pihak, kami yakin dan optimistis prestasi catur Kota Pekalongan akan terus meningkat serta mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pekalongan berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Junior Jawa Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Bung Karno, Sukoharjo, selama 3 hari, Rabu-Jumat, 24–26 Juni 2026. Dari ajang yang diikuti 334 peserta dari 28 kabupaten/kota se-Jawa Tengah tersebut, Kota Pekalongan sukses membawa pulang satu medali perunggu.
Ketua Percasi Kota Pekalongan, Rangga Setya Nugraha, mengungkapkan rasa syukur atas capaian atlet binaannya. Medali perunggu berhasil diraih oleh Muhammad Arfa pada kategori Junior C Putra.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kontingen Percasi Kota Pekalongan dapat menyelesaikan Kejurprov Catur Jawa Tengah 2026 dengan baik dan berhasil membawa pulang satu medali perunggu. Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Pekalongan sekaligus motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Jumat petang (26/6/2026).
Selain raihan medali perunggu dari Muhammad Arfa, atlet muda Kota Pekalongan lainnya, Asyifa Mala Putri Anugrah, juga menunjukkan penampilan membanggakan dengan berhasil meraih peringkat keempat pada kategori Junior D Putri. Capaian tersebut semakin memperlihatkan potensi besar atlet-atlet catur muda Kota Pekalongan dalam bersaing di tingkat provinsi.
Rangga menjelaskan, pada Kejurprov tahun ini Percasi Kota Pekalongan mengirimkan 16 atlet yang seluruhnya merupakan atlet binaan daerah. Meski persiapan pembinaan menjelang kejuaraan hanya berlangsung sekitar satu minggu, para atlet tetap mampu menunjukkan semangat juang dan daya saing yang baik di tingkat provinsi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pertandingan. Selain itu, dukungan dari Pemerintah Kota Pekalongan, KONI Kota Pekalongan, dan berbagai pihak lainnya dinilai turut berperan dalam keberhasilan kontingen.
Ke depan, ia berkomitmen untuk terus memperkuat program pembinaan atlet usia dini dan junior secara berkelanjutan.
"Dengan pembinaan yang lebih terarah dan dukungan semua pihak, kami yakin dan optimistis prestasi catur Kota Pekalongan akan terus meningkat serta mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional,"tukasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF