Pastikan Pelajar di Rumah Selama Wabah Corona, Satpol PP Rutin Monitoring

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan monitoring dan sosialisasi kepada pelajar atau anak-anak sekolah yang bermain di luar rumah. Monitoring ini dilakukan terkait dengan dikeluarkannya surat keputusan Walikota Pekalongan Nomor 443.1/001 yang salah satu isinya meliburkan sekolah sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Corona.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah, Amaryadi,Amd mengungkapkan bahwa Satpol PP Kota Pekalongan rutin menggelar monitoring dan  sosialisasi berkeliling menyisir sejumlah ruas jalan dan tempat umum khususnya di sejumlah warnet yang ada di Kota Pekalongan untuk memastikan pelajar tidak nongkrong disana dan tetap di rumah.

“Sekolah diliburkan bukan untuk digunakan sebagai waktu bermain.Usai dikeluarkannya Keputusan Walikota Pekalongan terkait Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Pekalongan, salah satu isi keputusannya adalah telah menutup kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah untuk mengantisipasi virus Corona. Sekolah diliburkan selama 14 hari, namun bukan berarti mereka berkeluyuran atau bermain di luar rumah seperti ngegame online namun mereka menggunakan waktu tersebut untuk tetap belajar di rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan gurunya via daring (online),” tegas Amaryadi usai ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/3/2020).

Dituturkan Amaryadi, pihaknya menemukan banyak anak usia sekolah yang tetap bermain di luar di antaranya warung dan warnet. Menurutnya, sekolah diliburkan bukan untuk digunakan sebagai waktu bermain. Anak-anak sekolah yang sedang asyik bermain game online dan berkeluyuran di luar rumah bukan untuk kepentingan mendesak langsung diberikan edukasi dan pembinaan agar tidak mengulanginya kembali dan memulangkan anak-anak tersebut. 

“Selain anak-anak sekolah yang ketahuan sedang bermain di luar rumah, seperti nongkrong dan bermain game online di warnet, kami juga mengimbau kepada para pemilik warnet untuk mematuhi surat edaran yang dikeluarkan Walikota Pekalongan terkait antisipasi penyebaran virus Corona yang menjadi isu wabah global tersebut. Disamping itu, para orangtua juga diimbau untuk terus memantau anak-anaknya agar tetap mendampingi anak-anaknya belajar dan beraktivitas di rumah,” pungkas Amaryadi.

(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)