Padel Dandim Cup Semarak, Padel Makin Diminati Warga Kota Pekalongan

Padel Dandim Cup Semarak, Padel Makin Diminati Warga Kota Pekalongan
Kota Pekalongan – Olahraga padel semakin diminati masyarakat Kota Pekalongan. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam Kejuaraan Padel Dandim Cup yang digelar di Dupan Padel, Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026). Selain diikuti peserta dari Kota Pekalongan, turnamen ini juga menarik pencinta padel dari luar daerah.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi mengatakan, setiap kelas rata-rata diikuti sekitar 19 hingga 20 pasangan. Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan padel mulai mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah luar biasa banyak. Rata-rata di setiap kelas itu sekitar ada yang 20 pasang, ada yang 19 pasang,” ujar Dandim Chabibi.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat semakin mengenalkan padel kepada masyarakat sekaligus mendorong lebih banyak warga untuk berlatih secara rutin. Dengan demikian, perkembangan padel tidak hanya sebatas tren, tetapi dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang berkembang dan berpotensi melahirkan atlet berprestasi.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid yang turut hadir dalam kejuaraan tersebut menyambut positif geliat olahraga padel di Kota Pekalongan. Menurutnya, Padel Dandim Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi para pencinta padel dari berbagai daerah.
“Ini ajang silaturahmi. Pencinta padel di Kota Pekalongan ini hadir semua dan ada juga peserta dari luar kota,” kata Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya.
Ia menilai tren padel yang saat ini berkembang dapat menjadi pintu masuk untuk membangun minat olahraga yang lebih serius. Ia berharap masyarakat yang awalnya mencoba karena mengikuti tren dapat terus berlatih dan meningkatkan kemampuan melalui kompetisi.
Menurutnya, Kota Pekalongan juga memiliki modal awal melalui komunitas tenis. Sejumlah pemain padel memiliki latar belakang tenis, termasuk pemain junior yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Kalau itu nanti resmi semua, mulai dari PON, mulai dari Porprov, itu pasti di masing-masing kota akan persiapan untuk pembinaan,” tuturnya.
Selain mendorong perkembangan olahraga, Padel Dandim Cup juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Wali Kota Aaf berharap kegiatan olahraga semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai wadah mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga.
“Jadi memang sejatinya juga harus berkolaborasi dan saling mengisi dengan rakyat dan masyarakat,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
Kota Pekalongan – Olahraga padel semakin diminati masyarakat Kota Pekalongan. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam Kejuaraan Padel Dandim Cup yang digelar di Dupan Padel, Kota Pekalongan, Sabtu (5/9/2026). Selain diikuti peserta dari Kota Pekalongan, turnamen ini juga menarik pencinta padel dari luar daerah.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi mengatakan, setiap kelas rata-rata diikuti sekitar 19 hingga 20 pasangan. Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan padel mulai mendapat tempat di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah luar biasa banyak. Rata-rata di setiap kelas itu sekitar ada yang 20 pasang, ada yang 19 pasang,” ujar Dandim Chabibi.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat semakin mengenalkan padel kepada masyarakat sekaligus mendorong lebih banyak warga untuk berlatih secara rutin. Dengan demikian, perkembangan padel tidak hanya sebatas tren, tetapi dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang berkembang dan berpotensi melahirkan atlet berprestasi.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid yang turut hadir dalam kejuaraan tersebut menyambut positif geliat olahraga padel di Kota Pekalongan. Menurutnya, Padel Dandim Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi para pencinta padel dari berbagai daerah.
“Ini ajang silaturahmi. Pencinta padel di Kota Pekalongan ini hadir semua dan ada juga peserta dari luar kota,” kata Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya.
Ia menilai tren padel yang saat ini berkembang dapat menjadi pintu masuk untuk membangun minat olahraga yang lebih serius. Ia berharap masyarakat yang awalnya mencoba karena mengikuti tren dapat terus berlatih dan meningkatkan kemampuan melalui kompetisi.
Menurutnya, Kota Pekalongan juga memiliki modal awal melalui komunitas tenis. Sejumlah pemain padel memiliki latar belakang tenis, termasuk pemain junior yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.
“Kalau itu nanti resmi semua, mulai dari PON, mulai dari Porprov, itu pasti di masing-masing kota akan persiapan untuk pembinaan,” tuturnya.
Selain mendorong perkembangan olahraga, Padel Dandim Cup juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Wali Kota Aaf berharap kegiatan olahraga semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai wadah mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin aktif berolahraga.
“Jadi memang sejatinya juga harus berkolaborasi dan saling mengisi dengan rakyat dan masyarakat,” pungkasnya.
(Tim Liputan Kominfo/Dian)
PRINT +
DOWNLOAD PDF